Camat-Lurah Diminta Bangun Posko Banjir

Foto : beritajakarta.com

Kampung Melayu, Sayangi.com – Untuk mengantisipasi banjir seluruh lurah dan camat di Jakarta Timur, diminta mendirikan posko banjir di kantornya masing-masing. Dengan posko ini, diharapkan koordinasi dan distribusi bantuan menjadi lebih cepat dan terarah.

Walikota Administrasi Jakarta Timur, HR Krisdiyanto mengatakan, antisipasi banjir ini harus dilakukan secara terpadu. Baik dari kelurahan, kecamatan hingga walikota dan unit-unit teknis terkait. Terlebih saat ini terdapat 13 titik rawan banjir di Jakarta Timur di antaranya, Kampung Melayu, Bidaracina, Cipinang Melayu, Cakung, Matraman, Pasar Rebo, dan Kebon Manggis.

“Kendalanya karena tergantung curah hujan yang ada. Kalau curah hujan tinggi, bisa semua wilayah yang tergenang. Tapi kami bersama unit-unit terkait melakukan normalisasi, merefungsiĀ  saluran air yang ada, dan membersihkan sampah di semua saluran air. Agar banjir kali ini tidak separah seperti sebelumnya,” ujar Krisdiyanto, Kamis (21/11).

Lurah Cipinang Cempedak, Ali Mansyur Siregar mengaku, posko banjir sudah disiapkan sejak sepekan lalu di kantornya. Terlebih di wilayahnya banyak terdapat titik banjir. Seperti di RW 08, yang berasal dari limpasan Kali Penghubung Cipinang. Kemudian genangan di kawasan Jl DI Panjaitan, mulai dari depan gedung WIKA hingga perempatan Kebon Nanas.

“Posko banjir sudah dioperasikan di kantor kelurahan. Di wilayah kami memang masih ada sejumlah titik banjir. Ini harus ditangani secara terpadu,” ucapnya. (MD/beritajakarta.com)