Pembuat Rumah Murah Keluhkan Ulah Oknum BPN

Foto: Sayangi.com/Dok

Jakarta, Sayangi.com – Mahalnya perizinan lokasi untuk pembangunan pemukiman dan pembebasan biaya rumah sederhana tapak (landed house) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dikeluhkan oleh pengusaha real estate di Indoensia.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI), Setyo Maharso meminta otoritas pertanahan tersebut menindak aparatnya yang tidak mendukung proses penerbitan sertifikat untuk perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kami minta BPN memdukung proses penyediaan rumah bagi MRB. Kami harap BPN menindak aparatnya yang tidak mendukung proses tersebut,” tuturnya ketika ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (25/11).

Setyo juga mengharapkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan segera diselesaikan untuk mengatasi ketidakpastian hukum atas kepemilikan tanah yang telah diterbitkan BPN. Dia menilai, kepastian hukum lewat RUU tersebut penting bagi marsyarakat dan juga investor di bidang usaha perumahan ini.

“Ini sesuai pasal 28 ayat 1 UUD 1945, dimana setiap orang berhak atas perlindungan diri dan harta bedanya,” pungkasnya. (MSR)