Kisah Ibu Pencari Keadilan, Setelah Ditipu, Diperdaya, & Dibui

Foto: sayangi.com/istimewa

Depok, Sayangi.com – Wajahnya polos. Tak terlihat rasa was-was saat seorang ibu ini meminjamkan sertifikat rumahnya kepada Riki Pribadi, yang tak lain merupakan adik kandungnya sendiri. Ia tak sadar bahwa kepercayaan pada Sang Adik inilah yang jadi asal muasal kisahnya berakhir di balik jeruji besi.

Setelah percaya kepada adiknya, perempuan 52 tahun yang diketahui bernama Ibu Rio Rika ini pasrah saja mengikuti keinginan adiknya. Ia pun mengikuti saat diajak kepada pihak ketiga untuk menjaminkan sertifikat rumahnya.

Namun apa yang terjadi jauh di luar harapan dan pikirannya. Ternyata, pihak ketiga ini menjebak sang ibu tersebut dengan melakukan transaksi jual-beli tanpa ia sadari, sehingga kini sertifikat tersebut sudah berbalik nama menjadi nama pihak ketiga. Rumah yang beralamat di Jalan Persatuan Nomor 39 RT.01 RW.03 Cinere, Depok ini pun diklaim sebagai milik pihak ketiga.

Si Ibu polos ini pun perlahan mulai diusir dari rumah yang dianggap sudah bukan haknya lagi. Tapi ia keukeuh tidak mau keluar dari rumah itu, karena ia memang merasa tidak pernah menjual, melainkan hanya sekedar menjaminkan sertifikat miliknya kepada pihak ketiga selama enam bulan. Ia merasa betul-betul ditipu dan diperdaya.

Sayang seribu sayang, karena tekad yang tak mau keluar rumah ini, kemudian Sang IbuĀ  dilaporkan ke Polres Depok melalui pasal 372, 378, 335, dan 167 oleh pihak ketiga dengan tuduhan penipuan, penggelapan, dan perbuatan curang, termasuk perbuatan tidak terpuji. Tidak lama, status ibu ini menjadi tersangka semenjak di kepolisian. Lalu ketika tahap dua ke kejaksaaan, ibu ini ditahan oleh jaksa.

Sang Ibu ini pun kini tidak berdaya dan harus mendekam di LP Paledang, Bogor. Sementara, berdasarkan info yang dihimpun Sayangi.com, jaksa yang menuntut Ibu Rio ini memang sewenang-wenang. Jaksa yang sehari-hari berdinas di Kejaksaan Negeri Depok ini dianggap memaksakan suatu hal yang unsurnya tidak terpenuhi, yakni perbuatan yang sangat tidak terpuji.

Kini, ibu yang suaminya sedang sakit ini berusaha keras mencari keadilan. Ia harus melawan oknum jaksa yang merupakan bagian dari penegak hukum sendiri.

Lantas, masih adakah keadilan untuk Ibu Rio?