Pemprov Riau Desak Blok Siak Dikelola Daerah

Foto: www.indonesiaminingupdates.com/subkhan@tambang.co.id.

Pekanbaru, Sayangi.com – Pemprov Riau terus mendesak pemerintah pusat agar pengelolaan Blok minyak Siak yang akan habis kontrak pada 27 November 2013 bisa dikelola oleh daerah.

Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang kini menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Riau Djohermanysah Djohan, di Pekanbaru, Senin (25/11), mengatakan bahwa dirinya optimis Menteri ESDM akan mendengar keinginan daerah untuk mengelola Blok Siak secepatnya.

“Iyalah harus jatuh ke daerah. Empat bupati sudah sama pendapatnya, gubernur juga sudah oke dan regulasi juga mengamanatkan seperti itu,” ujarnya.

Empat Bupati dari Kabupaten Kampar, Bengkalis, Rokan Hulu dan Rokan Hilir telah menyatakan akan memperjuangkan pengelolaan Blok Siak 100 persen dilakukan pemerintah daerah melalui BUMD.

Sebelumnya, Pemprov Riau menyatakan mendukung BUMD Riau Petroleum untuk mengelola Blok Siak yang akan habis kontraknya dari PT Chevron Pacific Indonesia pada 27 November nanti.

Ia mengatakan akan segera mendalami kesiapan BUMD untuk mengelola Blok Siak. Meski begitu, ia menilai peluang untuk mengelola Blok Siak jangan disia-siakan oleh Pemprov Riau.

“Ini adalah peluang untuk mengeloka Blok Siak dengan otak sendiri, tangan sendiri, dan dengan uang sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera menemui Menteri ESDM Jero Wacik untuk melakukan lobi terkait kelanjutan nasib Blok Siak.

“Dengan waktu yang makin sempit ini, saya mengupayakan agar bisa secepatnya ketemu Menteri ESDM,” katanya.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Kegiatan Hulu Minyak dan Gas bumi (SKK Migas) menyatakan bahwa Chevron masih berpeluang mengelola sebagian blok minyak Siak di Provinsi Riau yang bakal habis kontraknya pada November 2013.

Menurut Kepala Divisi (Kadiv) Humas SKK Migas, Elan Biantoro,  blok tersebut akan dipecah menjadi tiga bagian, yakni blok I, II dan III. Chevron kemungkinan akan mengelola blok II. (ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN