BNP2TKI: TKI Sumbang Negara Rp 100 Triliun Per Tahun

Foto: Sayangi.com/Dok

Sungailiat, Sayangi.com – Devisa negara yang disumbangkan oleh Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di berbagai negara Asia dan Eropa mencapai Rp 100 triliun per tahun.

Demikian dijelaskan Deputi Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Agustin Subiantoro, seperti dikutip oleh Kantor Berita Antara. “Kontribusi yang cukup besar tersebut diperoleh dari empat juta TKI yang bekerja di berbagai sektor di negara di asia, seperti Jepang, Korea, Thailand, Cina, dan beberapa negara di Eropa,” kata Agustin Subiantoro di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (26/11).

Saat membuka sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI melalui sanggar seni dan budaya, ia menjelaskan bahwa kontribusi yang nilainya cukup besar tersebut dapat membantu negara dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun bidang lainnya yang bermanfaat.

“Menjadi TKI merupakan pilihan, namun kalau bisa bekerja di dalam negeri karena hal tersebut bisa menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri,” katanya.

Dikatakan, pemerintah juga tidak mendorong untuk bekerja di luar negeri, namun jika hal tersebut menjadi alternatif, maka bisa saja untuk menjadi pegangan dalam bekerja harus dilaksanakan dengan benar atau sesuai dengan prosedur yang ada.

“Kami siap memberi penjelasan arahan yang tepat dan benar bagi masyarakat yang berkeinginan menjadi TKI, dan kami juga siap memberikan pembinaan dan pelatihan,” katanya.

Dijelaskan bahwa BNP2TKI ini merupakan badan yang mengurusi masalah TKI dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Badan ini berfungsi untuk membantu dan melayani masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri sehingga tidak menemui hambatan jika telah bekerja.

“BNP2TKI ini juga memberikan perlindungan ketika mau berangkat, dan sedang bekerja di luar negeri maupun ketika pulang lagi ke Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, untuk menghindari persoalan bagi TKI setelah bekerja di luar negeri, pihaknya akan memberikan pembekalan keterampilan bagi calon TKI dari semua bidang pekerjaan mulai dari pekerja di pabrik, rumah tangga maupun sektor lainnya.

“BNP2TKI bekerja sesuai dengan undang-undang yang berlaku sehingga apa yang dikerjakannya sudah sesuai dengan ketentuan,” katanya. (MSR)