Ini Curahan Hati Zantman, Ayah Asmirandah

Foto: wordpress.com

Jakarta, Sayangi.com – Beberapa bulan belakangan kehidupan Asmirandah yang biasa disapa dengan Andah dengan Jonas Rivanno memang terasa rumit. Dari mulai kepindahan agama Vanno, pernikahan diam – diam, mengakui kebohongan publik yang mereka lakukan di depan media, sampai akhirnya mengajukan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama. Namun tidak ada yang pernah menyangka bahwa semuanya akan berakhir seperti ini.

Sebenarnya sejak awal sang ayah, M Farmidji Zantman tidak pernah merestui hubungan anaknya dengan Vanno, meskipun mereka telah menjalaninya selama bertahun-tahun. Namun karena keseriusan dan niat tulus Vanno yang hendak menjadi mualaf dan ingin mempersunting anaknya tersebut, maka Zantman membantu segala sesuatunya yang berkaitan dengan proses Vanno untuk menjadi mualaf.

Tidak hanya itu Zantman juga menjadi saksi dalam proses sakral yang dilakukan oleh Vanno. Akan tetapi Zantman tidak pernah menyangka kalau ternyata Vanno akan kembali kepada keyakinannya terdahulu, apalagi Andah sang anak juga ikut dikecam karena dianggap telah membohongi publik.

Zantman mengaku bahwa dirinya sangat kecewa dan merasa telah ditipu oleh Vanno. Selain itu Zantman menganggap Vanno telah mempermainkan dan meremehkan keyakinan yang seharusnya dijunjung tinggi olehnya. Zantman yang kala itu ikut menjadi saksi disaat Vanno mengucap dua kalimat syahadat 22 Agustus lalu tidak pernah mengira kalau ternyata apa yang dilakukan Vanno adalah sebuah kepura – puraan. Namun pada akhirnya Zantman mengaku menyerahkan semua keputusan ditangan Andah. Zantman merasa malu kepada pihak – pihak yang terkait dan ikut membantu proses pengislaman Vano. Hanya kata maaf yang dapat diucapkan oleh Zantman kepada MUI dan juga DKM Masjid An-Nur.

Mengenai pembatalan pernikahan yang diajukan putrinya tersebut, pria asal Belanda yang memang baru saja kembali ke Indonesia ini menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui sama sekali mengenai masalah tersebut. Itu dikarenakan Andah tidak menceritakan kepada dirinya mengenai pembatalan pernikahan yang diajukannya ke Pengadilan Agama Depok 7 November lalu. Namun, Zantman merasa sudah waktunya ia menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Andah. Ia merasa cukup mendidik Andah selama 24 tahun dan merasa Andah tahu apa yang menjadi pilihannya. (FIT)

Berita Terkait

BAGIKAN