“Rambo” Minta Maaf Atas Aksinya di Korea Utara

Foto: Reuters

Pyongyang, Sayangi.com – Kantor berita resmi Korea Utara (KCNA), Sabtu (30/11) waktu setempat, seperti disitir oleh Suara Amerika mengakui bahwa Merrill Newman, turis Amerika Serikat (AS) yang berperilaku bak “Rambo”, jagoan di film populer AS, masih ditahan di negara itu.

Pria mantan tentara yang datang ke bekas wilayah yang diperanginya itu, berusaha bertemu dengan tentara yang pernah dilatihnya untuk melawan Korea Utara dalam Perang Korea. Akibat “misinya” itu, Korea Utara menahan Merrill sejak sebulan lalu. Laporan terakhir menyatakan, sang “Rambo” telah minta maaf atas tuduhan kejahatan semasa Perang Korea dan “tindakan bermusuhan” terhadap Korea Utara dalam perjalanannya baru-baru ini.

Kantor berita resmi Korea Utara – KCNA – juga menyatakan, Merrill Newman, 85 tahun, diduga berusaha bertemu dengan tentara yang masih hidup yang pernah dilatihnya untuk melawan Korea Utara dalam Perang Korea. KCNA melaporkan bahwa dalam pengakuannya, Newman mengatakan telah membunuh warga sipil tak berdosa dan melakukan kejahatan lainnya terhadap rakyat Korea.

Newman, yang mengunjungi Korea Utara sebagai turis, telah ditahan di Pyongyang sejak petugas menurunkannya dari sebuah pesawat yang hendak meninggalkan negara itu pada tanggal 26 Oktober lalu. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN