Survei IPI: Jokowi Capres Berkualitas Pilihan Rakyat

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menjadi capres dengan kualitas personal dan elektebilitas tertinggi. Demikianlah hasil survey lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) yang dirilis Minggu (1/12) di Jalan Cikini V, Jakarta Pusat.

Menurut Ketua IPI Burhanuddin Muhtadi, IPI melakukan survey terhadap 27 calon presiden (capres) yang mengemuka. Akan tetapi, IPI melakukan seleksi melalui elektabilitas dari para capres. Akhirnya IPI hanya mengambil 4 sample capres yang diusulkan oleh 3 partai besar yakni PDIP, Golkar, dan Gerindra. Empat capres yang tertinggi elektabilitasnya adalah Jokowi, Prabowo, Aburizal (Ical) dan Megawati.

Untuk kualifikasi top of Mind jika pemilu dilaksanakan hari ini maka Jokowi menduduki tingkat pemilih tertinggi yakni 18.0 persen. Sedangkan untuk Prabowo memperoleh 6,9 persen. Ical memperoleh 5,2 persen. Sementara Wiranto 3,7 persen, SBY 2,7 persen, Megawati 2,3 persen, dan Jusuf Kalla 1,4 persen, dll 5,6 persen.

Saat dilakukan survey semi terbuka, Nama Jokowi kembali menjadi capres dengqan eletabilitas tertinggi dengan 35, 9 persen. Sedangkan Ical 11,4 persen, Prabowo 11,4 persen, Wiranto 7,8 persen, Megawati 5,9 persen, JK 3,9 persen, Mahfud MD 1,6 persen, Rhoma Irama 1,2 persen, Dahlan Iskan 1 persen, dan capres lainnya 3,2 persen. Sementara responden yang menyatakan tidak tahu 16,6 persen.

“Jokowi capres dengan elektabilitas tertinggi,” kata Burhanuddin.

Dijelaskannya, latar belakang dilakukannya survey ini karena kualitas formal capres di mata publik akan menentukan elektabilitas. Banyak faktor yang menentukan, antara lain penilaian pemilih terhadap para capres.
“Metode ini pernah diuji oleh Mujani dan Liddle dan kami mau mengujinnya sekali lagi,” lanjut Burhan.

Dalam melaksanakan survey, IPI mengambil 1.200 sample di seluruh Indonesia dengan menggunakan metode tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin eror dari dari jumlah sampel tersebut adalah 2,9 persen dengan tinggat kepercayaan 95 persen.
 
Diterangkan Burhan, bahwa kriteria presepsi pemilih terhadap capres meliputi; tingkat kepercayaan (bisa dipercaya), kepemimpinan (mampu memimpin), ketegasan, perhatian pada rakyat, jujur dan bisa dipercaya, serta pintar.

“Dari seluruh kriteria ini Jokowi menduduki elektabilitas tertinggi dibandingkan dengan Prabowo, Ical dan Wiranto,” sebut Burhan.

Namun, pada kriteria tegas Prabowo lebih unggul. Sedangkan untuk kriteria pintar Ical yang paling unggul dari capres lainnya.

“Meski demikian kriteria tegas dan pintar bukanlah hal yang paling penting karena presentasi pengaruhnya kepada pemilih itu kecil,” kata burhan.

Dalam acara rilis tersebut dihadiri pula oleh beberapa tokoh politik seperti, Indra J Piliang, Ketua Balitbang DPP Partai Golkar, Hasto, Wakil Sekjen DPP PDIP, dan Saan Mustofa, anggota DPR Fraksi Demokrat.(GWH)