FMIPA Unila Dorong Dosen-Mahasiswa Aktif Menulis Karya Ilmiah

Foto: blogs.elcomercio.pe

Bandarlampung, Sayangi.com – Dekan FMIPA Unila Prof Suharso, PhD di Bandarlampung, menyatakan, para dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila) didorong aktif menulis karya ilmiah maupun karya tulis bagi masyarakat umum di media massa.

Menurut Suharso yang didampingi Pembantu Dekan III, Tugiyono PhD, hingga saat ini diakui bahwa karya ilmiah umumnya para dosen termasuk di Unila masih kalah bersaing dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, apalagi di dunia. “Katya dalam bentuk jurnal ilmiah yang dipublikasikan masih relatif minimal,” kata Suharso, Minggu (1/12)..

Dia menyebutkan, peringkat Unila saat ini masih berada di bawah sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, seperti UGM Yogyakarta, UI Jakarta, ITB Bandung, dan beberapa perguruan tinggi papan atas nasional lainnya.

Di Sumatera, Unila masih harus bersaing dengan Universitas Sumatera Utara, Universitas Sriwijaya Palembang, dan Universitas Syiah Kuala Aceh.

Prof Suharso menyebutkan pula, di Unila sendiri, sebanyak sekitar 47 persen karya ilmiah berasal dari dosen FMIPA yang berjumlah 110 orang, masih di atas karya ilmiah dosen Fakultas Pertanian yang lebih banyak jumlahnya, termasuk lebih banyak memiliki dosen bergelar guru besar. Fakultas Pertanian Unila memberikan kontribusi karya ilmiah dosennya sekitar 17 persen.

Ia menyatakan, dalam hal tulis menulis, dosen FMIPA Unila dinilai kreatif. Pada tahun ini sebanyak 67 dosen yang jurnal ilmiahnya diterbitkan dengan dukungan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Unila mendapatkan 3 orang yang semuanya dari FMIPA Unila.

Sebanyak 15 hibah penelitian yang dibiayai penelitiannya oleh Kemendikbud, 10 di antaranya dari FMIPA Unila, kata Suharso pula.

Dia juga mengajak para mahasiswa khususnya yang aktif dalam Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Natural FMIPA Unila harus lebih aktif menulis di media massa serta menulis karya ilmiah yang berguna untuk masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Jangan pernah lupakan pengembangan sains atau ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini cenderung mengalami penurunan minat di kalangan generasi muda dan para peneliti umumnya,” ujar dia pula.

Menurut Suharso, sain menjadi kurang diminati padahal sangat diperlukan oleh bangsa dan masyarakat di negeri ini.

Berkaitan pelaksanaan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah (PPAI) yang digelar Natural FMIPA Unila pada Sabtu (30/11) dengan menghadirkan dua narasumber praktisi media massa di Lampung yang diikuti ratusan peserta, Dekan FMIPA Unila itu berharap dapat semakin menumbuhkan minat menulis karya ilmiah maupun minat menekuni sains.

“Diharapkan pula menulis itu tidak hanya mengkritisi yang mudah dilakukan, tapi sebaiknya juga dapat memberikan solusi permasalahan yang dikritisi tersebut,” ujar dia lagi.

Ketua Pelaksana PPAI Natural FMIPA Unila Arik Irawan mendampingi Pimpinan Umum Natural Sepria Herdyansah menyebutkan, sebanyak 110 peserta mengikuti pelatihan praktis penulisan artikel ilmiah, yaitu para pelajar, mahasiswa, pendidik dan masyarakat umum.

“Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong minat pelajar dan mahasiswa serta masyarakat untuk menjadi penulis yang baik terutama meminati dunia sains dan karya ilmiah yang dapat disebarluaskan kepada masyarakat sehingga menjadi bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa kita,” ujar Arik pula. (ANT)