Mencari Capres dari PKS, Anis Matta Kalahkan Hidayat di Makassar

Foto: sayangi.com/istimewa

Makassar, Sayangi.com – Hasil Pemilihan Umum Raya Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Selatan memenangkan Anis Matta menjadi Calon Presiden dengan perolehan suara 19,03 persen.

“Anis Matta unggul di sejumlah TPS atau 32 dari seluruh TPS yang ada di Sulsel,” kata ketua Panitia Pemilu Raya DPW PKS Sulsel, Jumadil dalam siaran persnya di Makassar, Minggu (1/12/2013).

Ia menyebutkan, Presiden PKS itu menang dengan persentase suara 19,03 persen, kemudian disusul Hidayat Nur Wahid dengan persentase suara 16,28 persen.

Selanjutnya Tifatul Sembiring dengan persentase suara 12,02 persen, sementara Fachri Hamzah hanya berada diposisi buncit dengan perolehan suara 8,64 persen.

“Hasil penghitungan ini kemudian akan dikirim ke tingkat DPP PKS untuk direkapitulasi selanjutnya menjadi bahan pertimbangan,” tambahnya.

Dalam pemungutan suara, pada Sabtu, 30 November 2013 sebanyak 94 persen kader dari 10.000 yang terdaftar menyalurkan hak pilihnya di sejumlah TPS yang telah ditentukan pihak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) masing-masing di kabupaten kota.

DPW Partai Keadilan Sejahtera Sulsel sebelumnya telah merampungkan penghitungan suara hasil Pemilu Raya di Sulsel di Hotel Grand Clarion Makassar.

Pemilu Raya yang dilakukan PKS ini digelar di seluruh Indonesia untuk menjaring Calon Presiden RI yang nantinya akan diusung pada Pemilihan Umum 2014 mendatang.

Sedangkan di Jember, Jawa Timur, menurut Yuli Priyanto selaku Ketua FPKS DPRD Jember, sebelumnya mengatakan, nama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan serta mantan Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata juga masuk dalam lima besar.

Kedua nama itu diketahui masuk dalam peringkat keempat dan kelima besar. Sementara tiga nama lain yang mendapat suara terbanyak seperti Hidayat Nur Wahid (Ketua F-PKS DPR RI), Anis Matta (Presiden PKS) dan Tifatul Sembiring (Menkominfo).

“Ini sesuai dengan instuksi DPP telah dipilih nama lima besar dari total 22 nama yang masuk. Lima nama ini sementara yang muncul,” tambahnya, dikutip dari laman Antara.

Diketahui kader PKS yang berhak mendapat suara dalam Pemilu Raya adalah kader tingkat madya, dewasa dan ahli. Sementara kader tingkat pemula dan muda tidak memiliki hak suara, meskipun dizinkan memberi saran atau masukan.