Polisi Tebang Pilih Tangani Kasus, Anggaran Jadi ‘Kambing Hitam’

Jakarta, Sayangi.com – Anggota Komisi III DPR Ahmad Dimyati Natakusumah menduga adanya praktik tebang pilih Polri dalam menangani kasus karena minimnya aggaran operasional pada Polri. Hal tersebut mengakibatkan Polri kurang independen.

“Dengan kondisi seperti itu, jika ada orang yang punya kasus dan membantu membiayai penanganannya akan mendapat prioritas dari Polri,” ujar Dimyati saat dihubungi Sayangi.com, Minggu (1/12/2013).

Dimyati mencontohkan,  banyak orang  yang kehilangan barang.  Untuk mencari barang yang hilang itu, untuk menuju lokasi kehilangan,  menyelidikinya, dan mencarinya diperlukan biaya yang tidak sedikit. Bagaimana menutup biaya tersebut? Akhirnya Polri menempuh jalan pintas menerima bantuan pembiayaan.
“Sebagai konsekuensinya Polisi memprioritaskan kasus yang ada dananya,” lanjut Dimyati.

Dimyati berjanji akan memperjuangkan kenaikan anggaran Polri melalui Komisi III DPR. “Namun kenaikan anggaran itu kelak harus dibarengi dengan profesionalisme dan semangat melayani masyarakat,” pungkas Dimyati. (S2)