Ulama Saudi: Larangan Mengemudi Lindungi Perempuan dari Setan

Ilustrasi foto: deutschewelle

Riyadh, Sayangi.com – Ulama besar Arab Saudi mengatakan, larangan perempuan untuk mengemudi di negara itu dibuat untuk melindungi masyarakat – khususnya perempuan – dari “setan”.
 
Seperti dilaporkan oleh Radio Jerman Deutsche Welle, Sheikh Abdul Aziz bin Abdullah al-Sheikh dalam pidato yang disampaikan di Madinah mengatakan, masalah pemberian hak bagi perempuan untuk mengemudi seharusnya tidak boleh menjadi keprihatinan besar masyarakat.

Ulama paling senior di Kerajaan itu menyerukan hal yang mesti dipertimbangkan dari perspektif itu adalah untuk melindungi masyarakat dari setan, yang menurut dia, termasuk membiarkan kaum perempuan untuk mengemudi.

Komentar ini muncul bersamaan dengan pernyataan para aktivis yang mengatakan bahwa mereka telah diyakinkan oleh Menteri Dalam Negeri Mohammed bin Nayef bahwa pemerintah sedang meninjau ulang aturan yang melarang perempuan untuk mengemudi yang telah menimbulkan kontroversi beberapa waktu terakhir.

“Yakinlah bahwa masalah ini sedang dibahas, dan diharapkan akan menghasilkan sebuah keputusan yang baik,” kata Menteri Dalam Negeri sebagaimana dikutip oleh Aziza al-Yusef, yang menemuinya bersama rekan aktivis lain Hala al-Dosari.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang melarang perempuan mengemudi, sebuah aturan yang telah menarik kecaman dari komunitas internasional. Menteri Dalam Negeri Pangeran Mohammed menekankan bahwa larangan itu sebuah masalah yang harus diputuskan oleh legislatif.

Arab Saudi memiliki penasihat Dewan Syuro yang kesemuanya ditunjuk oleh kerajaan. Dewan ini bertugas membuat berbagai rekomendasi kepada pemerintah, tapi Raja masih merupakan kekuasaan hukum tertinggi di negara yang dikenal sangat konservatif tersebut. “Kami mengharapkan sebuah dekrit kerajaan yang memberi kami hak ini,” kata Yusef. (MSR)