Golkar Bisa Menang Pemilu, Tapi Sulit Jadikan Ical Presiden

Foto: Sayangi.com/Opak

Jakarta, Sayangi.com – Lembaga survei sosial media Indexpolitica memprediksi, nasib Partai Golongan Karya pada Pemilu 2014 mendatang bakal mirip dengan kondisi Partai Golkar di Pemilu 2004.

Dalam keterangannya kepada Sayangi.com, Denny Charter dari Indexpolitica menegaskan, meskipun Golkar mantap memajukan Ketua Umumnya Aburizal Bakrie sebagai Calon Presiden. Namun angka-angka “survei” untuk Aburizal Bakrie sulit beranjak naik. Demikian hasil pantauan pembicaraan yang dilakukan Indexpolitica di media sosial, khususnya Twitter.

“Di ranah media sosial itu, nilai Aburizal Bakrie malah dikalahkan oleh kandidat-kandidat lainnya seperti Jusuf Kalla, bahkan Gita Wirjawan yang menjadi salah satu peserta Konvensi Capres Partai Demokrat,” jelas Denny.

Pantauan Indexpolitica dalam 3 bulan terakhir, untuk Calon Presiden, nama Jokowi dari PDIP selalu memuncaki “Share of Voice” dan “Share of Netizen”, diikuti oleh Dahlan Iskan, Hatta Rajasa, Gita Wirjawan, Wiranto, dan Jusuf Kalla. Sementara untuk Calon Presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie belum pernah berhasil menembus 5 besar “Share of Voice” tertinggi di Indexpolitica dalam 10 bulan terakhir.
 
Namun sebaliknya, untuk nama Partai, 3 bulan terakhir “Share of Voice” Partai Golkar tidak tergoyahkan di posisi teratas, diikuti oleh PDIP dan Gerindra. Menurut Denny Charter, paling tidak hal ini mengambarkan bahwa nasib Golkar di tahun 2014 akan sama dengan Pemilu di tahun 2004.

“Di tahun 2004, Golkar begitu populer dan memenangi Pileg dengan 21,58% suara, disusul PDIP dengan 18,58% suara, namun Golkar gagal memenangkan Capresnya saat itu Wiranto yang dikalahkan SBY-JK dari Demokrat. Bukan tidak mungkin fenomena 2004 akan terjadi di tahun 2014, ketika Golkar dapat memenangkan Pileg namun akan gagal memenangkan Aburizal Bakrie dalam Pilpres,” jelasnya.
 
Berikut adalah hasil pemantauan Capres dan Parpol di media sosial selama 3 bulan terakhir versi Indexpolitica:

Kategori Capres
Jokowi: 21,55%
Dahlan Iskan: 14,24 %
Hatta Rajasa: 10,57%
Gita Wirjawan: 10,25%
Wiranto: 9,96%
Jusuf Kalla: 6,44%

Partai Politik
Partai Golkar: 26,09 %
PDIP: 15,22 %
Gerindra: 12,77%
Hanura: 9,68%
PKS: 8,95%
Demokrat: 7,25% (MSR)