Salahgunakan Wewenang, Kecurangannya Para Incumbent

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Potensi kecurangan yang dilakukan pemegang kekuasaan yang sedang menjabat (incumbent) dalam setiap pemilihan pemegang kekuasan baru, sangat tinggi. Kecurangan itu melalui penyalahgunaan wewenang untuk mencari kemenangan.

Hal ini diungkapkan Walikota Bogor terpilih, Bima Arya saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Fakta dan Realita Pilkada Langsung” yang digelar oleh Charta Politika, di Jakarta, Kamis (5/12).

Bima menyebut bahwa incumbent sangat rentan melakukan pelanggaran konstitusi dalam musim politik yang sebentar lagi datang.

“Incumbent itu berbahaya ketika bertarung di pilkada. Orang-orang biasanya takut lawan incumbent,” ungkanya

Bima berpendapat pelanggaran konstitusi yang sering terjadi antara lain penyalahgunaan wewenang. Incumbent sering memanfaatkan wewenang yang mereka miliki sebagai pemegang kekuasaan.

“Incumbent sering menggunakan kekuasaannya untuk memenangkan pertarungan. Ini yang sering dilakukan incumbent,” ujarnya.

Selain itu, Bima juga juga menginginkan adanya perubahan dalam sistem pemilihan kepala daerah, sistem pendidikan politik, aturan dan mekanisme agar pilkada lebih berkualitas. (GWH)