1.737 Surat Suara Dikembalikan Karena Rusak

Foto: klikposifit

Pekanbaru, Sayangi.com – Sebanyak 1.737 lembar surat suara dikembalikan oleh pemilih karena rusak pada saat pemungutan suara Pilkada Riau putaran kedua 27 November lalu berdasarkan rekapitulasi laporan KPU Kabupaten Kota.

Pemilih mengembalikan surat suara sebelum memilih karena keadaannya rusak baik itu oleh pemilih sendiri yang salah coblos ataupun rusak sendiri. Surat suara tersebut tidak masuk pada kotak suara dan tidak menjadi suara tidak sah.

“Jumlah surat suara yang dikembalikan karena rusak dan lain-lain berjumlah 194 di Kabupaten Kampar,” kata KPU Kampar Syafril Abdullah di Pekanbaru saat membacakan rekapitulasi suara di Pekanbaru, Sabtu (7/12/2013).

Sementara itu di Kabupaten lainnya seperti Rokan Hulu, KPU melaporkan bahwa surat suara rusak berjumlah 232 lembar. Di Kabupaten Rokan Hilir jumlahnya mencapai 151 lembar.

Kemudian di Kota Dumai jumlahnya sedikit hanya 25 lembar. Ditemukan juga 201 surat suara rusak d Kabupaten Bengkalis. Di Kabupaten Kepulauan meranti juga sedikit jumlahnya yakni 47 lembar.

Selanjutnya di Kabupaten Siak surat suara dkembalikan pemilih karena rusak dan lain-lan berjumlah 77 lembar. Pada kabupaten Pelalawan surat suara rusak berjumlah 99 lembar dan di Kabupaten Indragiri Hilir berjumlah cukup besar yaitu 255 lembar.

Di Kabupaten Indragiri Hulu terdapat juga 67 surat suara yang rusak sebanyak 67 lembar. Ditambah Kabupaten Kuansing yang rusak surat suaranya sejumlah 37 lembar. Sedangkan surat sura rusak terbanyak terdapat d Kota Pekanbaru yang jumlahnya mencapai 352 lembar.

Ketua KPU Riau Edy Sabli menyatakan bahwa surat suara yang rusak dan tidak dipakai nantinya kan mempunyai mekanisme sendiri akan diperlakukan bagaimana surat suara tersebut.

“Biasanya itu bisa dilelang atau dimusnahkan,” kata Edy Sabli.

Pleno terbuka oleh KPU Riau menyatakan pasangan nomor urut 2 dari Partai Golkar tersebut berhasil meraih 1.322.327 suara atau sekitar 60,75 persen dari 2,2 juta suara yang masuk.

Sementara pasangan nomor urut 1, Herman Abdullah-Agus Widayat yang diusung sejumlah partai parlemen dan non parlemen hanya berhasil mendapat 854.240 suara atau 39,25 persen. (MI/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN