Pengemis Jutawan Walang, Ternyata Pengusaha Sapi

Foto: istimewa

Subang, Sayang.com – Masih ingat dengan Walang bin Kilon (54) dan Sa’aran (60)? Ya, pengemis pemiliki uang Rp 25,4 juta yang terjaring razia Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan di bawah jembatan layang Pancoran, Selasa (26/11).

Rupanya Walang bukanlah orang miskin, seperti yang ada dalam benak para pemberi uang. Ternyata dia adalah seorang usahawan. dia memeiliki beberapa ekor sapi di kampung halamannya di Kecamatan Purwodadi, Subang, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Yayat Sudrajat. Menurutnya, Walang adalah warga Subang yang mampu. Hanya karena mentalnya yang pemalas membuatnya menjadi pengemis.

“Untuk Walang, ini hanya masalah mental. Mental dialah yang membuatnya memilih jadi pengemis,” ujar Yayat, Sabtu (7/12).

Dijelaskan Yayat, sebenarnya Walang adalah bukan orang miskin. Dia memiliki harta yang cukup. Dia merupakan seorang usahawan.

“Dia itu usahawan sapi. Dia beternak sapi. Ini menunjukkan dia adalah orang yang mampu secara materi. Dia mengemis karena mentalnya,” pungkas Yayat.

Untuk diketahui, Walang bin Kilon dan Sa’aran terjaring razia Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Selasa (26/11). Saat ditangkap dia memiliki uang Rp 25,4 juta dari hasil mengemisnya. Dia kemudian dibawa ke panti sosial Cipayung, Jakarta Timur untuk diberi pelatihan.

Usai mendapat pembinaan di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) II, Cipayung, Jakarta Timur. Akhirnya Walang dan Sa’aran dipulangkan ke kampung halamannya di Purwodadi, Subang, Jawa Barat, Selasa (3/12). Walang dan Sa’aran pulang membawa uang Rp 25,4 juta hasil dari mengemisnya di Jakarta.(GWH)