DC United Kalah, Erick Tetap Terhibur

Foto: Persib

Bandung, Sayangi.com – Owner DC United, Erick Thohir mengatakan merasa terhibur dengan Battle of The Stars semalam. Meskipun timnya harus kalah 1-2 dari PERSIB.

Yang membuat Erick terhibur adalah karena kedua tim menunjukkan permainan yang menarik pada laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (06/12) itu. “Gol yang tercipta saya suka karena semuanya menarik,” ujuar Erick yang juga menjabat Presiden Inter Milan.

“Apalagi penontonnya sportif kepada tim tamu. Pertandingan menarik,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai salah satu komisaris di PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

Erick mengakui, kedatangan DC United ke Indonesia salah satunya adalah sebagai tambahan bekal pengalaman tim itu guna mengarung Major League Soccer musim depan. “Selain itu, kedatangan kita tentunya ingin menghibur warga Bandung. Tidak hanya di Jakarta terus,” jelasnya.

Ia menilai, kondisi suporter di Indonesia dan Amerika tidak berbeda jauh. Bahkan keduanya mempunyai suporter yang sama-sama fanatik. “Sama-sama seru,” ungkapnya

Kapten PERSIB, Firman Utina menjadi penentu kemenangan atas DC United dalam laga persahabatan bertajuk Battle of The Stars tersebut. Tim Maung Bandung berhasil menekuk tim asal Amerika Serikat itu dengan skor 2-1.

Di babak pertama, Ferdinand Sinaga melepaskan tembakan setelah menerima umpan M. Ridwan di menit ke-5 namun masih terlalu lemah. Giliran penyerang DC Conor Silvia mencoba memberi teror bagi gawang Made di menit 8 namun bola masih dapat diantisipasi pertahanan Maung Bandung.

Wasit memberi kartu kuning kepada Ethan Withe di menit 14 setelah melakukan pelanggaran keras kepada Ferdinand.

Pada menit ke-19, gol Ridwan dianulir setelah hakim garis mengangkat bendera tanda off side. Menit ke-20 justru gawang PERSIB yang akhirnya bergetar setelah terjadi kemelut. Michael Seaton mampu memanfaatkan situasi tersebut sekaligus mengubah keadaan menjadi 0-1.

Sundulan Vujovic nyaris mengubah keadaan di menit 24. Namun, sundulan bek Montenegro itu menyamping ke gawang Dkystra. Peluang terbaik didapat Ferdinand di menit 34 setelah menerima umpan lambung. Sayang, eksekusi bola Ferdinand masih melebar ke sisi kanan gawang DC.

Tembakan keras Gelandang Makan Konate akhirnya mengoyak gawang DC di menit 38. Skor berubah menjadi 1-1. Pemain PERSIB, Ahmad Jufrianto dihadiahi kartu kuning di menit 41 setelah melanggar pemain DC.

Tembakan keras bek DC, Chonor Shanonsky di menit 43 sempat mengancam gawang Made namun masih melambung tinggi. Hingga turun minum, skor imbang 1-1 tetap bertahan.

Di interval kedua, serangan PERSIB tidak menurun. Peluang kembali didapat Ferdinand di menit 62 di sisi kiri pertahanan DC, namun bola hasil tembakannya masih belum menemui sasaran.

Gol yang dinanti-nanti akhirnya datang. Pada menit ke-70, Firman berhasil membobol gawang DC dengan tembakannya yang melewati Dysktra. PERSIB pun berbalik unggul 2-1.

Black and Red, julukan DC United mencoba peruntungan. Dua kali sundulan penyerang mereka mengancam gawang Made. Namun, hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan skor tidak berubah 2-1.

Susunan pemain

PERSIB: I Made Wirawan, Ahmad Jufrianto, Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Supardi Nasir, M. Ridwan, Makan Konate, Hariono (Taufiq ’59), Firman Utina (C), Tantan (Atep ’72), Ferdinand Sinaga.

DC United: Andrew Dykstra, Chris Korb, Conor Shanosky, Ethan White, Taylor Kemp, Jared Porter,  Lewis Neal (C), Conor Silvia, Michael Seaton.