Usai ‘Perang’ dengan Ruhut, Boni Hargen Deklarasikan GRANAD

Foto: sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Kasus perseteruan pengamat politik Boni Hargens dengan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul berbuntut panjang. Setelah melaporkan Ruhut ke Polda Metro Jaya, Jumat (6/12), Boni segera mendeklarasikan gerakan bernama Gerakan Anti Diskriminasi atau GRANAD.

“Ya besok saya dan kawan-kawan akan mendeklarasikan gerakan tersebut,” ujar Boni, Sabtu (7/12).

Sabtu siang, Boni menyebarluaskan undangan deklarasi via BBM-nya kepada wartawan dan para aktivis.

Boni mengatakan, diskriminasi menjadi momok dalam negara demokrasi. Menjelang pesta demokrasi Indonesia¬† 9 April 2014, pernyataan dan tindakan diskriminasi ternyata masih dilakukan oleh sebagian politisi di Indonesia. Saatnya, Indonesia harus menyatakan ‘TIDAK PADA RASISME’ dan ‘TOLAK MEMILIH POLITISI RASIS’ untuk pemilu mendatang.

Selain Boni, deklarasi rencananya akan dihadiri juga oleh Arbi Sanit, Hendardi (Setara Institute)Thamrin Amagola, Neta S. Pane, Adhie Massardi, Karyono Wibowo, dan Firman Tendry. (S2)

Berita Terkait

BAGIKAN