Shell Akan Investasi Rp 270 Triliun di Indonesia

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Perusahaan migas asal Belanda, Royal Dutch Shell Plc berkomitmen meningkatkan investasinya di Indonesia hingga 25 miliar dollar AS atau sekitar Rp 270 triliun. Yang sudah disepakati saat ini adalah 5 miliar dollar AS untuk blok migas di Masella, Maluku.

Rencana Shell itu disampaikan pihak Shell melalui CEO Royal Dutch Shell Plc Peter Voser dan CEO Designate Royal Dutch Shell Plc Ben Van Beurden saat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung R. Soebijanto, Gedung Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, Jawa Timur, seperti terbaca di laman Sektretariat Kabinet (Setkan).

Dalam kesempatan itu, Peter Voser berpamitan kepada Presiden SBY karena posisinya akan digantikan oleh CEO Shell yang baru Ben Van Beurden. “Shell memandang Indonesia memiliki stabilitas politik, memiliki potensi yang luar biasa. Oleh karenanya mengapa Shell hari ini datang ke Presiden dan menginginkan bahwa kerja sama dapat ditingkatkan di kemudian hari,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Prof. Firmanzah, Ph.D kepada wartawan, seusai mendampingi SBY menerima kedua petinggi Shell itu.

Sementara Menteri ESDM Jero Wacik menambahkan, Shell akan meningkatkan investasi di Indonesia. Yang sudah disepakati adalah 5 miliar dollar AS untuk di Masella. “Itu akan berkembang lagi, diperkirakan Shell akan investasi sampai 25 miliar dollar AS. Mereka confidence untuk meneruskan investasi di Indonesia,” papar Jero.

Menurut Menteri ESDM, Shell mempunyai teknologi yang sekarang kita butuhkan, yaitu mengubah mesin kapal laut yang tadinya diesel dikonversi menjadi gas. Ini bisa diadopsi teknologinya. “Bayangkan kita punya ribuan kapal besar, kecil dan sedang itu diubah teknologinya dari diesel menjadi gas. Itu akan dahsyat sekali efeknya,” pungkas Menteri ESDM. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN