Polisi Bekuk 4 Pelaku Illegal Tapping di Mura

Sayangi.com/Ardhy

Palembang, Sayangi.com – Petugas gabungan dari Mabes Polri dan Polda Sumsel menemukan tidak kurang dari 200 titik lokasi pencurian minyak di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura). Selain itu petugas juga menemukan penyedotan liar (illegal tapping) di Desa Semete, Muara Lakitan, sekaligus meringkus keempat pelakunya.

“Diantara 200 titik lokasi pencurian yang kami temukan setidaknya menghasilkan sekitar 200 drum minyak sehari,” terang Kanit II Kompol Tito Dani yang berbicara atas nama Kasubdit IV Tipiter AKBP Zulkarnain saat ditemui Sayangi.com, Kamis (12/12).

Dani juga menambahkan, petugas masih melakukan pemeriksaan mendalam, namun dari pengakuan tersangka Sopan, telah enam tahun melakukan bisnis ini. “Caranya dengan membeli dari SPBU dan dijual kembali ke industri tanpa dilengkapi izin dari Disperindag,” beber Tito.

Namun, lanjut Tito, pihaknya masih memburu satu pelaku lain yang diduga juga terlibat perkara sama, yakni Hamzah Dunking (60) diketahui sebagai warga Desa Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku akan dijerat pasal 52 dan 53 huruf b dan d Undang-undang Nomor 22, tahun 2001 tentang Migas dan atau pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dengan denda Rp60 miliar.

Diantara keempat pelaku yang diringkus dan dibawa ke Mapolda Sumsel, meliputi Zakaria (59) dan Sopan warga Desa Muara Lakitan, Hasan (50) warga Desa Kramat serta Wadi (22), warga Desa Muara Rengat, Kabupaten Mura. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi bunker besi ukuran 8 x 4 meter muatan 20 ton, 2 buah tangki, 20 drum berisi minyak mentah sebanyak 4 ton.

Kemudian 10 drum berisi minyak mentah sebanyak 2 ton di lokasi sumur yang dikelola tersangka Wadi, 2 drum di lokasi sumur tersangka Hasan, berisi 400 liter minyak mentah. Lalu 3 drum berisi 600 liter minyak mentah di lokasi sumur Zakaria. Serta 2 buah besi Katrol, tali tambang sepanjang 30 meter dan 15 meter serta 2 buah paralon sepanjang 4 meter.

Sedangkan, dari rumah tersangka Sopan, petugas menemukan 30 derigen berisi satu ton minyak mentah serta drum berisi 1.500 solar ilegal, yang dibeli dari SPBU di wilayah Mura dan selama ini dijual kembali ke pihak industri di kabupaten setempat serta Provinsi Jambi dan Padang.(MD).