Hari Ini Presiden SBY Akan Beri Kuliah Umum di Jepang

Tokyo, Sayangi.com – Setelah menempuh penerbangan selama 7 jam dari Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono beserta delegasi tiba di Bandar Udara Internasional Haneda, Tokyo, Jepang, Kamis (12/12) pukul 19.00 waktu setempat.

Begitu pintu pesawat khusus kepresidenan A330-300 milik Garuda Indonesia terbuka, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut oleh Duta Besar RI untuk Jepang Muhammad Lutfi. Sementara, Duta Besar Jepang untuk RI Yasunori Katori dan isteri menunggu di kaki tangga pesawat. Demikian diwartakan situs resmi kepresidenan RI.

Di bawah suhu sekitar 8 derajat Celcius, Presiden SBY dan Ibu Ani langsung menuju Hotel Imperial, tempat menginap dan berkantor selama berada di Tokyo. Kunjungan kerja Presiden ke Jepang kali ini dalam rangka menghadiri sejumlah agenda, diantaranya, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 40 Tahun ASEAN-Jepang.

Peringatan 40 tahun kerja sama ASEAN-Jepang merupakan momentum bagi kedua pihak untuk menetapkan visi bersama kerja sama jangka panjang, dengan melihat pengalaman keduanya membangun kemitraan strategis. Dalam pertemuan tersebut akan dibahas berbagai kerja sama, khususnya implementasi ASEAN-Japan Strategic Economic Cooperation Roadmap (2012-2022). Kerja sama ini dalam rangka mendukung kemajuan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.

Kerja sama ASEAN dan Jepang dimulai tahun 1973 dengan pembentukan forum ASEAN-Jepang untuk karet sintetis. Semenjak itu, ASEAN dan Jepang telah menjalin kerja sama erat menuju perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran di Asia. Total perdagangan Jepang-ASEAN mencapai 248 miliar dollar AS pada 2011.

Selain menghadiri Pertemuan Peringatan 40 Tahun ASEAN-Jepang, Presiden juga diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan PM Jepang Shinzo Abe membahas perkembangan hubungan kerja sama kedua negara. Tak hanya bertemu PM Abe, SBY juga akan menerima sejumlah CEO perusahaan terkemuka Jepang yang telah berinvestasi di Indonesia dan merupakan anggota Japinda (Japan-Indonesia Association).

Jumat (13/12), sebelum bertemu PM Abe, Presiden SBY akan menyampaikan kuliah umum mengenai arsitektur keamanan kawasan di Kensei Kinen Kaikan. Acara ini diselenggarakan oleh Japan Institute of International Affairs (JIIA), Japan-Indonesia Parliamentary League, Kementerian Luar Negari Jepang, dan KBRI Tokyo.

Jepang merupakan salah satu negara kepulauan di Asia Timur yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik di barat, Laut Jepang di timur, dan betetangga dengan Republik Rakyat Tiongkok, Korea, dan Rusia. Jepang merupakan negara yang menganut sistem pemerintahan kerajaan dengan Kaisar Akihito sebagai Kepala Negara dan PM Shinzo Abe sebagai Kepala Pemerintahan.

Waktu di Tokyo, Ibukota Jepang, lebih cepat dua jam dibandingkan Jakarta atau sama seperti Waktu Indonesia Timur. Saat ini temperatur udara berkisar antara 8-11 derajat Celcius di siang hari, dan 6-8 derajat Celcius di malam hari.

Mendampingi Presiden SBY dalam kunjungan kerja kali ini, diantaranya, Menlu Marty Natalegawa dan Seskab Dipo Alam. Sementara Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Kepala BKPM Mahendra Siregar bergabung di Tokyo.