Pertahankan BI Rate Dianggap Sebagai Keputusan Tepat

Ilustrasi foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI rate) pada level 7,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta.

“Rapat Dewan Gubernur memutuskan mempertahankan BI rate pada level 7,5 persen dengan suku bunga deposit facility dan lending facility tetap masing-masing 5,75 persen dan 7,5 persen,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A Johansyah saat jumpa pers.

Kata Difi, kebijakan tersebut dinilai konsisten dengan upaya mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 3,5 – 5,5 persen pada 2014 serta mengendalikan defisit transaksi berjalan menurun ke tingkat yang lebih sehat dan berkesinambungan. Bank Indonesia juga memperkuat pendalaman pasar uang rupiah dan valas dengan mengimplementasikan mini Master Repo Agreement antar sejumlah bank.

“Selain itu, BI juga memperluas cakupan swap lindung nilai jangka menengah dan panjang antara bank dengan BI,” ujar Difi. Ke depan, lanjutnya, BI akan terus mencermati sejumlah risiko, termasuk ketidakpastian ekonomi global yang dapat kembali meningkat. BI juga akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta koordinasi dengan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, termasuk kebijakan untuk memperbaiki struktur ekonomi.

Namun pengamat perbankan dari Universitas Gadjah Mada Paul Sutaryono, seperti dikutip oleh Kantor Berita Antara menilai, kebijakan Bank Indonesia mempertahankan BI rate 7,5 persen mengindikasikan BI sadar bahwa kebijakan tersebut tidak efektif menekan defisit transaksi berjalan.

“Jangan sampai kenaikan suku bunga acuan BI menjadi satu-satunya kiat untuk mencegah capital flight atau bahkan menekan current account deficit,” ujar Paul. Paul menuturkan, keputusan BI tersebut dinilai sudah sejalan dengan dinamika indikator makro ekonomi yang berkembang belakangan ini.

“Sudah barang tentu itu keputusan BI yang tepat dengan melihat aneka indikator yang mendukung,” katanya. Menurut Paul, level BI Rate di angka 7,5 persen sudah sesuai dengan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6 persen serta inflasi sebesar 8,37 persen. Bahkan, BI Rate saat ini juga dianggap konsisten upaya bank sentral dalam mengarahkan inflasi di 2014 di kisaran 3,5-5,5 persen. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN