Menikah Baru Delapan Hari, Jordan Linn Bunuh Suami

Foto: Reuters

Montana, Sayangi.com – Seorang perempuan muda asal Montana, Amerika Serikat mengaku bersalah mendorong suaminya ke jurang hingga tewas, hanya delapan hari setelah mereka menikah.

Jordan Linn Graham, 22 tahun, akhirnya setuju untuk mengakui semua kesalahannya di saat persidangan terakhir, dengan tuduhan pembunuhan berencana atas suaminya, Cody Johnson, 25 tahun, yang tewas di Glacier National Park pada 7 Juli 2013 lalu. Linn terancam hukuman penjara seumur hidup dalam dakwaaan yang akan dibacakan pada 27 Maret 2014 nanti.

Semula Linn tidak mau mengakui perbuatannya. Namun setelah melewati beberapa kali persidangan, ia akhirnya menceritakan hal yang sebenarnya. Di pengadilan, Linn mengatakan, pada hari pembunuhan itu ia sempat bertengkar dengan suaminya karena meragukan pernikahan mereka. Sebagai imbalan atas pengakuan Linn, jaksa membatalkan dakwaan pembunuhan berencana dan memberikan pernyataan palsu kepada polisi, yang berkonsekuensi hukuman mati.

Linn bercerita, ia merasa tidak bahagia dengan pernikahan mereka, hanya beberapa hari sesudahnya. Ketika ia dan suaminya melintasi sebuah tebing curam, mereka bertengkar hebat dan Cody mencengkeram lengan istrinya, sebelum sang istri mendorongnya ke jurang. Linn lalu melaporkan hilangnya Cody ke polisi sehari sesudah kejadian itu.

Namun kecurigaan polisi mengarah kepada Linn, setelah ia menjadi orang pertama yang menemukan jenazah suaminya di dasar jurang, dua hari kemudian. (MSR/BBC)

Berita Terkait

BAGIKAN