Gadis Belia Diperkosa Paman Sendiri

Foto: Sayangi.com/Ardhy

Palembang, Sayangi.com – Sungguh malang nasib yang menimpa sebut saja Mawar (18) harus menanggung malu akibat pemerkosaan yang dialaminya dengan pelaku tak lain paman kandungnya sendiri bernama Iskandar (37), kejadian sendiri pada 5 Desember 2013 lalu namun baru dilaporkan korban hari ini, Jum’at (13/12) .

Menurut pengakuan korban, Mawar, di hadapan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, kejadian bermula ketika pelaku Iskandar memanggil dirinya ke rumah untuk dimintai tolong membelikan satu bungkus rokok. Sesampai di kediaman pelaku, pelaku menarik dirinya kedalam kamar dan menyekap dirinya.

“Mulut saya disumpal, sedangkan tangan kaki saya diikat, setelah itu dia (pelaku) langsung melepasi pakaian saya dan menyetubuhi saya,” terang gadis yang kesehariannya bekerja sebagai pembuat jaring ikan ini sembari memperlihatkan wajah yang sedih.

Melihat korban sudah tidak bisa lagi bergerak, pelaku langsung melucuti pakaian korban hingga tidak sehelai kain pun menutupi tubuhnya. “Saya sempat teriak sebelum ditutup mulut. Tetapi tidak ada yang mau menolong. Padahal ada bibi saya di rumah itu. Dua kali saya diperkosa pada hari itu” ujar Mawar.

Setelah puas menyetubuhi pelakupun sempat mengancamnya akan membunuh korban jika memberitahukan aksi bejatnya terlebih memberitahukan kepada Ibu korban, Yani (50).

Merasa tidak tahan dengan ulah sang Paman, korban akhirnya menceritakan tragedi tersebut kepada sang ibu. Yani yang berupaya menanyakan hal tersebut langsung kepada iskandar (pelaku), malah menerima sabetan senjata tajam oleh adik kandungnya sendiri.

“Tangan kiri saya langsung ditikam pakai pisau, waktu saya ke rumahnya dan menanyakan. Apakah dia memperkosa anak saya” ucap Yani.

Merasa terancam, korban bersama ibunya langsung melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang.

Sementara penjelasan Rukiah (40), bibi korban yang ditetapkan sebagai saksi mengaku tidak mendengar jeritan korban waktu pemerkosaan itu berlangsung.

“Sedang cuci piring dirumah, sumpah saya tidak dengar suara dia (Mawar)” ucap Rukiah kepada penyidik.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Ipda Imelda mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan saksi.

“Beberapa keterangan dari korban dan saksi tidak sinkron. Sehingga pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka, setelah menggali keterangan ini kita akan kembangkan lagi” tegas Imelda. (S2)