Soal Ibas, Yulianis Kirim Surat untuk Abraham Samad

Foto: sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Berbagai pengakuan yang menyeret nama Edhie Baskoro Yudhoyono kian marak, baik di sidang pengadilan maupun di luar sidang. Anak bungsu Presiden SBY yang akrab disapa Ibas itu disebut-sebut terlibat dalam sejumlah proyek yang merugikan negara.

Salah satu yang kerap menyebut nama Ibas adalah mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis. Bahkan sejak Maret lalu, mantan anak buah mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin itu sudah mengungkap adanya aliran dana yang diterima Ibas sebesar USD200.000 terkait Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010.

“Benar, uang USD200.000 kepada Ibas itu terkait Kongres (Partai Demokrat) di Bandung. Saya yakin,” kata Yulianis kepada wartawan seusai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Maret lalu. Pernyataan ini kerap diulang-ulang oleh Yulianis hingga saat ini.

Namun anehnya, tuduhan itu tidak hanya dibantah oleh Ibas sendiri, tetapi juga oleh Ketua KPK Abraham Samad. Namun Abraham membantahnya karena Yulianis dianggapnya tidak pernah menyebutkan nama Ibas dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Bahkan Samad menyebut Yulianis aneh.

“Yulianis itu orang ini orang aneh. Kalau dia diperiksa di KPK, dia tidak pernah menyebut nama ini (Ibas). Ini terus terang saja, kalau dia sebut kami sudah panggil orang ini. Ini yang harus di-clear-kan supaya tidak salah paham,” kata Samad dalam sebuah acara di Jakarta Pusat, Kamis lalu (12/12/2013).

Tak terima disebut aneh, Yulianis melalui akun yang menamakan diri @yulianis13450 justru mengirim surat terbuka untuk Abraham Samad. Ia menyebut Abraham Samad sebagai sosok sombong yang bisa menyebabkan posisi KPK menjadi blunder. Bahkan ia minta Samad agar membaca kembali BAP yang di dalamnya disebutkan nama Ibas tersebut.

Surat tersebut di-tweet Yulianis pada Kamis (12/12/2013) malam. Berikut ini kutipan langsung surat Yulianis:

“Surat terbuka untuk Bpk Samad yg terhormat
Menanggapi omongan bapak di beberapa media yg sangat sembrono
Bersama ini saya menyatakan betapa bapak sangat sembrono, dan kesembronoan bapak membuat KPK blunder
Kalo bicara apa adanya, jujur, tanpa ada maksud2 apa pun bapak bilang aneh, silahkan kalo KPK beranggapan seperti itu
Bapak bilang di BAP saya tidak menyebut nama IBAS berarti Bapak belum baca BAP saya, tolong bapak BACA BAIK BAIK agar bapak tidak sembrono
Jadi pak Samad yg terhormat dan tidak ANEH…. Terima kasih atas cap ANEH bapak pada diri saya
Cukup di mata Bapak saja saya di bilang ANEH… Bukan di mata ALLAH, KELUARGA, TEMAN
Demikian surat terbuka saya untuk Bapak Samad yang terhormat, atas perhatian Bapak saya tidak mengucapkan terima kasih
Btw Pak samad…. Yg nyebut nama Ibas bukan saya aja loh, berarti semuanya aneh dong ya…”