Merpati Diminta Fokus Layani Jalur Perintis

wikipedia.org

Jakarta, Sayangi.com – Maskapai penerbangan Merpati Nusantara diminta untuk fokus kembali pada pengembangan jalur perintis dan tidak lagi berusaha bersaing dengan maskapai lainnya yang telah mapan di jalur premium “Solusi Merpati adalah fokus kembali sebagai ‘feeder’ (penghubung atau perintis),” kata mantan Direktur Utama Riau Airlines (RAL) Samudera Sukardi dalam acara Media Gathering bertajuk “Tinjauan Industri Penerbangan di Indonesia” yang digelar di Wisma Antara, Jakarta, Kamis (19/12).

Menurut Samudera Sukardi, Merpati mulai menurun kinerjanya semenjak tidak lagi fokus di jalur perintis.

Untuk itu, ujar dia, Merpati harus kembali mengoptimalkan keunggulan tersebut antara lain melalui bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah.

Selain itu, lanjutnya, Merpati juga dapat berkolaborasi dengan PT Dirgantara Indonesia dalam rangka memajukan industri penerbangan nasional.

Ia mengingatkan bahwa Merpati saat ini telah memiliki utang hingga sebesar Rp6,5 triliun, di mana sekitar Rp2 miliar terkait dengan pembelian pesawat MA-60 dari Republik Rakyat China.

Samudera juga memaparkan bahan jumlah utang yang utama yang menjadi beban Merpati terkait dengan pembelian bahan bakar avtur yang disuplai dari BUMN lainnya yaitu Pertamina.

Sebelumnya, Merpati telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam rangka mengadakan pelatihan dan pendidikan di dunia penerbangan.

Melalui salah satu unit usahanya Merpati Training Centre, Merpati siap mendidik dan melatih putra putri terbaik Kabupaten Musi Banyuasin untuk disiapkan menjadi tenaga kerja yang profesional dalam dunia penerbangan.

Merpati mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan untuk menyelenggarakan pelatihan Initial Flight Operation Officer (FOO).

“Kepercayaan itu kita tuangkan dalam Nota Kesepahaman antara Merpati dengan pemerintah kabupaten Musi Banyuasin, yang berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak,” kata Direktur Operasional Merpati Capt Daryanto.

Berita Terkait

BAGIKAN