Putin Menganggap Kegiatan Mata-Mata AS Perlu

Sayangi.com/Doc

Moskow, Sayangi.com – Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis menggambarkan program pengintaian oleh Amerika Serikat sebagai kegiatan yang diperlukan untuk memerangi terorisme.

Namun, Putin juga menyatakan kekaguman terhadap Edward Snowden atas pembocoran rahasia yang dilakukannya menyangkut program tersebut.

Ketika berbicara dalam konferensi pers tahunan yang berlangsung secara marathon, Putin membantah dirinya pernah bertemu dengan Snowden, bekas pegawai kontrak Badan Keamanan Nasional AS yang sekarang berada di Rusia dengan status pengungsi.

“Saya tidak kenal Bapak Snowden, tidak pernah bertemu dengannya. Saya banyak hal yang harus dilakukan,” kata Putin.

Namun, ia menambahkan, “Untuk saya, dia tidak menarik. Berkat dia, jutaan orang, termasuk para pemimpin politik telah berubah pikiran tentang berbagai masalah… Itu pencapaian yang didapatnya.” Putin kembali membantah bahwa Snowden pernah dimintai keterangan oleh para petugas intelijen Rusia dan mengatakan ia tinggal di Rusia sejauh tidak melakukan “propaganda anti Amerika.” “Kami tidak bekerja dengannya dan tidak pernah, kami tidak mengganggunya dengan menanyainya soal apa yang telah dilakukan badan tempat ia bekerja dulu,” kata Putin.

Putin mengatakan mematai-matai adalah tindakan yang “diperlukan” dan menambahkan bahwa ia “iri” dengan Presiden AS Barack Obama.

“Ia bisa melakukan hal ini dan tidak ada konsekuensi,” kata Putin soal kegiatan mata-mata.

“Sebanyak apapun kritik yang dihadapi oleh teman kita Amerika, menurut saya semuanya ini dilakukan terutama untuk memerangi terorisme,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa bagaimanapun juga “secara keseluruhan, ini perlu.” “Kita harus mengawasi tidak hanya satu tersangka teroris, tapi keseluruhan jaringan kontaknya,” kata Putin. “Hampir tidak mungkin jika hanya mengawasi satu tersangka.” “Spionase merupakan salah satu dari profesi tertua,” kata Putin, yang ditimpali tawa ratusan jurnalis yang hadir.

Putin sendiri merupakan mantan mata-mata KGB.

“Saya tidak membela siapapun, tapi supaya adil, semua ini dilakukan terutama untuk memerangi teror,” ujarnya.

Snowden melakukan serangkaian pembocoran tentang program pengintaian global oleh AS setelah ia keluar dari pekerjaannya sebagai pegawai kontrak NSA. Ia kemudian berupaya terbang menuju Amerika Selatan namun terdampar di sebuah bandar udara di Moskow.

Pada bulan Agustus ia diberi status suaka selama satu tahun oleh Rusia dan saat ini tinggal di lokasi yang dirahasiakan.

Baru-baru ini, pengacara Rusianya mengatakan Snowden sudah mulai bekerja untuk sebuah laman besar untuk mendapatkan uang.

Bocoran-bocoran Snowden menunjukkan bahwa Amerika Serikat telah memata-matai para pemimpin negara, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel, hingga menimbulkan skandal diplomatik.

Dokumen-dokumen yang dibocorkan Snowden juga menduga bahwa para teknisi NSA telah menyadap pusat data Yahoo dan Google di seluruh dunia dan mendapatkan akses data pribadi dalam jumlah sangat banyak. (MD/Ant)

Berita Terkait

BAGIKAN