Tokoh dan Lembaga Dapat Penghargaan Balai Bahasa Jateng

Sayangi.com/Istimewa

Semarang, Sayangi.com – Sebanyak empat tokoh dan empat lembaga di Jawa Tengah dianugerahi Penghargaan Bahasa sebagai pengguna bahasa terbaik tingkat provinsi setempat oleh Balai Bahasa Jateng.

“Ada 10 penghargaan yang kami berikan, terdiri atas empat tokoh dan enam lembaga,” kata Kepala Balai Bahasa Jateng Pardi usai penyerahan Penghargaan Bahasa tingkat Jateng di Semarang, Kamis (19/12) malam.

Empat tokoh itu, yakni Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rektor Universitas Diponegoro Prof Sudharto P. Hadi, Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman, dan Rektor Universitas Sebelas Maret Prof Ravik Karsidi.

Sebanyak enam lembaga, terdiri atas Kepolisian Daerah Jateng, Sekretariat DPRD Jateng, RSUP dr Kariadi Semarang, Unnes, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, dan Hotel Santika Premiere Semarang.

Menurut Pardi, penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh atau pimpinan, maupun lembaga di tingkat Jateng yang selama ini dinilai tertib dan konsisten menggunakan bahasa secara baik dan benar.

“Bagaimana pimpinan memberikan petunjuk kepada bawahan soal berbahasa, mengapresiasi dan berupaya mengembangkan kemampuan jajaran di bawahnya dalam kemampuan penggunaan bahasa,” katanya.

Untuk lembaga, kata dia, bagaimana penggunaan bahasa secara baik dan benar, misalnya dalam penulisan di papan nama dan papan petunjuk juga dinilai, kemudian upaya konsultasi kebahasaan dengan Balai Bahasa.

“Sebagai contoh RSUP dr Kariadi, selama ini aktif berkonsultasi dengan kami dalam penggunaan bahasa di ruang publik. Bisa dilihat sekarang bagaimana penulisan bahasa yang tertib di sana,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang penggunaan bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya di ruang publik, tetapi harus bisa menempatkan masing-masing bahasa secara baik dan benar.

“Kesepuluh penerima Penghargaan Bahasa ini terpilih dari 22 nominasi. Nominasi tokoh penerima ada delapan orang kemudian disaring menjadi empat, kemudian 14 lembaga yang disaring jadi enam penerima,” kata Pardi.

Pada penyerahan Penghargaan Bahasa di Wisma Perdamaian Semarang, keempat tokoh, yakni Gubernur Jateng, Rektor Undip, Rektor Unnes, dan Rektor UNS hadir secara langsung untuk menerima penghargaan. (MD/Ant)