Bursa Menunggu Hasil Rapat Bank Sentral Jepang

Ilustrasi foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (20/12) dibuka turun 3,19 poin atau 0,08 persen menjadi 4.228,79, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 1,10 poin (0,16 persen) ke level 704,34 mengikuti bursa saham di Asia, mengantisipasi pertemuan bank sentral Jepang.

“Bursa Asia, termasuk indeks BEI pagi ini cenderung mendatar dengan kecenderungan melemah seiring pasar yang sedang mengambil posisi ‘wait and see’ mengantisipasi pertemuan bank sentral Jepang,” kata analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung di Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, eforia di pasar saham terkait pengurangan stimulus keuangan (tapering off) the Fed sepertinya juga mulai terkikis setelah penguatan cukup signifikan pada hari sebelumnya (Kamis, 18/12). Di sisi lain, lanjut dia, pasar masih akan mengantisipasi pergerakan rupiah yang jika masih terus melemah, akan menjadi sentimen negatif bagi IHSG.

Sementara itu, Tim Analis Teknikal Mandiri Sekuritas dalam kajiannya mengemukakan bahwa eforia penundaan pengurangan stimulus AS oleh The Fed diperkirakan masih membawa sentimen positif bagi pergerakan indeks BEI meskipun diperkirakan terbatas. “Penguatan indeks BEI dapat tertahan menyusul nilai tukar rupiah yang masih tertekan terhadap dolar AS,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, secara teknikal IHSG masih berpotensi untuk bergerak “mixed to up” di kisaran kisaran 4.208-4.257 poin. Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 36,01 poin (0,16 persen) ke level 22.852,74, indeks Nikkei-225 turun 70,98 poin (0,45 persen) ke level 15.788,94 dan Straits Times menguat 5,51 poin (0,20 persen) ke posisi 3.076,38. (MSR/ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN