Irjen Djoko Susilo Masih Dapatkan Haknya dari Polri

Foto: Sayangi.com/Dok

Jakarta, Sayangi.com – Mabes Polri menyatakan masih tetap memberikan hak terdakwa kasus korupsi simulator SIM Irjen Pol Djoko Susilo meski putusan Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukumannya menjadi menjadi 18 tahun dalam pengadilan banding.

“Haknya sebagai anggota Polri masih diberikan hingga saat ini karena belum inkrach ‘kan,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F. Sompie seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin – 2013” di Jakarta, Jumat (20/12).

Menurut Ronny, institusi kepolisian masih menunggu putusan terhadap jenderal bintang dua itu berkekuatan hukum tetap dulu, sebelumnya akhirnya mengambil sikap.

Ia juga menambahkan Mabes Polri akan terus memberikan bantuan hukum terhadap terdakwa melalui Divisi Hukum Polri.

“Melalui Divisi Hukum (Polri) harus memberikan bantuan hukum. Tapi bagaimana pemanfaatannya, (tergantung) bagaimana yang bersangkutan,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Pengadilan Tinggi Jakarta pada Rabu (18/12) memutuskan Irjen Pol Djoko Susilo terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dan gabungan beberapa kejahatan serta Tindak Pidana Pencucian Uang secara bersama-sama dan Gabungan beberapa kejahatan.

Pengadilan menjatuhkan pidana terhadap Djoko pidana penjara selama 18 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsidair 1 tahun kurungan.

Djoko juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp32 miliar subsidair 5 tahun penjara.

Selanjutnya pengadilan tinggi juga menghukum Djoko dengan pidana tambahan berupa pencabutan hak-hak tertentu untuk memilih dan dipilih dalam jabatan publik.(GWH)