Pemutilasi Ibu Kandung di Cianjur Diduga Sakit Jiwa

Foto: istimewa

Bandung, Sayangi.com – Polisi menduga Pupung (40), pelaku mutilasi Anih binti Komar, ibu kandungnya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami gangguan kejiwaan.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Cianjur, dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa,” kata Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Bandung, Jumat (20/12).

Menurut dia, dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan karena berdasarkan keterangan dari warga sekitar lokasi kejadian. Warga menyebutkan bahwa pelaku sering berperilaku tidak normal.

Pupung, kata Rycko, telah mengakui perbuatannya tersebut dan tindakan pelaku yang memotong-motong tubuh ibunya terjadi pada Rabu (18/12) lalu sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Pasir Gombong RT 03 RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Baik pelaku maupun korban selama ini tinggal satu rumah di daerah tersebut. Usai melakukan perbuatan kejinya itu, pelaku berterus terang kepada seorang saksi berinisial I (50), lalu petugas di sana mendapatkan informasi pada Jumat pagi tadi,” katanya.

Dikatakan dia, personel dari Polres Cianjur langsung mengecek informasi tersebut setelah memperoleh laporan dari warga setempat.

“Setelah itu ada beberapa saksi dan tetangga pelaku sudah dimintai keterangan guna bahan penyelidikan,” lanjutnya seperti dikutip Antara.

Ia menuturkan, pelaku memutilasi ibu kandungnya dengan cara memotong tubuh bagian kepala, tangan kanan kiri, dan kaki kanan kiri, dan potongan tubuh korban ditemukan berserakan di sekitar luar rumah.

“Jadi motif atau pemicunya itu, berdasarkan keterangan dari pelaku, dia mengaku bermimpi memotong-motong ibunya. Setelah itu dia kerjakan (memutilasi ibu kandungnya sendiri,” kata Rycko.

Hingga saat ini, kata Rycko, polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.(GWH)