Ditahan KPK Ratu Atut Menahan Tangis

Foto: Sayangi.com/Opak

Jakarta, Sayangi.com – Setelah mengenakan rompi tahanan pertanda resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), wajah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terlihat menahan tangis. Meski tak sempat menitikan air mata, wajah Atut terlihat begitu sedih.

Ratu Atut yang dikawal ketat oleh beberapa polisi setelah keluar dari lobby KPK tidak memberikan komentar apapun ke para awak media. Lantaran tidak memberikan keterangan apapun akhirnya para awak media terus mencecar agar ada keterangan yang terlontar dari orang yang nomor satu di Banten.

Diketahui Ratu Atut diperiksa selama 6 jam sebagai tersangka dalam kasus suap sengketa pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK). Atut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada, Selasa (17/12).

Ia disangkakan bersama-sama sang adik Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Pengacara Susi Tur Andayani menyuap mantan ketua MK Akil Mochtar dalam pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten.

Dalam kasus ini, politisi Partai Golkar ini disangkakan melanggar Pasal 6 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebelumnya, kasus ini mencuat pasca penyidik KPK menggelar operasi tangkap tangan terhadap mantan Ketua MK Akil Mochtar, serta dua orang lainnya yakni Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan pengacara Siti Tur Andayani, yang merupakan kuasa hukum pasangan Amir-Kasmin. Wawan dan Susi diduga bakal menyuap Akil dengan uang senilai Rp1 miliar dalam sengketa Pilkada Lebak.(GWH)

Berita Terkait

BAGIKAN