Atut Memiliki Tanah 341.491 Meter Persegi di Serang

Sayangi.com/Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Selama menjabat Gubernur Banten, ternyata Atut Chosiyah belum pernah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Update terakhir harta Atut yang dilaporkan ke KPK pada Oktober 2006, saat masih menjabat Wakil Gubernur Banten. Kala itu harta Atut tercatat Rp.41,9 Miliar.

Bila menyimak data laporan ke KPK, hampir setengah harta Atut berupa tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp19,16 miliar. Di Kabupaten dan Kota Serang saja Atut memiliki 25 persil surat tanah. Selebihnya tanah Atut berserak di Bandung, Cianjur, Jakarta, Tangerang dan Cirebon.

Seberapa luas tanah Atut di Serang? Terkecil sertifikat tanah seluas 203 meter persegi dan yang terluas mencapai 13,94 hektar. Secara total luas tanah milik Atut di Serang saja mencapai 341.491 meter persegi atau sekitar 34,15 hektar.

Itu harta yang dilaporkan Atut pada Oktober 2007 lalu. Sekarang? Itulah yang akan ditelusuri KPK. “Tentu KPK akan melakukan ‘asset tracing’ terhadap RAC (Ratu Atut Chosiyah),” ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (20/12).

KPK menahan Ratu Atut Chosiyah pada Jumat (20/12) setelah diperiksa pertama kali sebagai tersangka kasus dugaan pemberian hadiah kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dalam penanganan perkara Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Lebak.

“Sampai saat ini KPK belum meminta laporan hasil analisis (LHA) kepada Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) tapi adalah kebiasaan KPK dan PPATK sesuai dengan nota kesepahaman bahwa PPATK akan mengirimkan LHA tersebut,” tambah Johan.

Artinya menurut Johan, KPK hingga saat ini belum melakukan penyitaan aset milik Ratu Atut.

“Sampai saat ini KPK belum melakukan penyitaan aset atau pemblokiran rekening tersangka RAC (Ratu Atut Chosiyah),” tandas Johan. (MD)

 

Berita Terkait

BAGIKAN