Kongres Saat Ini Terburuk Sepanjang Sejarah Amerika

Foto: Reuters

Washington, Sayangi.com – Kongres ke-114 alias Kongres Amerika Serikat (AS) yang sekarang sedang bertugas dinilai paling tidak produktif dalam sejarah AS. Mereka lebih banyak berkutat menolak dan menolak RUU Jaminan Kesehatan Obama, sehingga alpa mengurus RUU lain yang penting bagi rakyat.  

Kekisruhan juga kerap mengikuti pembahasan RUU. Reformasi imigrasi mislanya, disahkan di Senat tapi bahkan tidak dibahas sama sekali di DPR. Ini membuat sebagian aktivis melakukan mogok makan selama berhari-hari sampai berminggu-minggu untuk menarik perhatian anggota DPR.
 
Pemimpin minoritas di DPR, Nancy Pelocy menyampaikan rasa frustrasi yang sama, seperti dialami para anggota DPR dari Partai Demokrat. Ia mengimbau agar ada perubahan di DPR. Pihak Partai Republik yang mayoritas di DPR menetapkan agenda di DPR dan menggunakan sebagian besar waktu mereka untuk mensahkan UU yang membatalkan atau menunda UU asuransi kesehatan Presiden Obama.
 
Sementara itu, analis anggaran Stan Collender mengatakan, “Mereka (DPR) melakukan voting untuk membatalkan Obamacare 37 kali, meskipun mengetahui betul, tidak satupun lolos. Itu sebabnya apa yang mereka lakukan pada akhirnya sangat sedikit. Itu sudah diperkirakan dan hampir dipastikan akan terus terjadi jika tidak ada perubahan yang besar.”
 
Sikap opisisi mutlak yang diambil pihak Partai Republik terhadap kebijakan “Obamacare” bahkan sempat menyebabkan Pemerintahan AS ditutup selama dua minggu pada bulan Oktober lalu. Dua bulan kemudian Ketua DPR John Boehner mengecam koleganya sesama anggota DPR dari Partai Republik, dengan mengatakan mereka menjerumuskan partai pada kebuntuan anggaran yang sia-sia.
 
Stuaty Tothenberg, seorang pemantau Kongres menyatakan, “Pihak Republik, Demokrat, dan Independen semua menganggap Kongres gagal bahwa mereka belum membahas masalah terberat Amerika, mereka berselisih paham, semuanya soal politik. Tidak disangkal lagi, masing-masing pihak saling menuding pihak lainnya. Kinerja Kongres sebagai lembaga kini berada pada tingkat terendah yang pernah saya saksikan,” kata Tothenberg.
 
Senator veteran dari Partai Republik John McCain sepakat dengan itu. “Rakyat Amerika Serikat umumnya kini tidak lagi menghormati kita. Popularitas kita di mata masyarakat turun sampai sekitar sembilan persen. Kita tahu betapa rendahnya angka itu, kita harus ingat pada tahun ’90-an, tingkat kepopuleran pada umumnya sekitar 60%. Tidak seperti ini,” kata McCain.
 
Senator McCain menutup dengan bilang, “Situasi di Kongres saat ini yang terburuk sepanjang 30 tahun kariernya di Capitol Hill. Anggota DPR harus ingat, mereka sebenarnya bisa berkompromi untuk mensahkan UU tanpa harus kehilangan jati diri.” (MSR/VOA)

Berita Terkait

BAGIKAN