Jadi Buruh Migran Sebentar Saja, Seterusnya Jadi Majikan

Foto: Sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia Erna Murniati mengingatkan, buruh migran Indonesia yang bekerja di luar negeri harus selalu menyeimbangkan hak dan kewajiban mereka selama bekerja sebagai TKI.

Berbicara di panggung peringatan Hari Buruh Migran Sedunia yang diselenggarakan BNP2TKI di Plaza Timur GBK Senanyan, Sabtu (21/12) pagi, Erna menyebutkan, pekerjaan rumah Pemerintah ke depan masih sangat banyak untuk perlindungan TKI. Erna mengingatkan agar para buruh migran selalu ingat bahwa hak-hak mereka sebagai buruh migran diatur dalam UU.

Total ada ribuan kasus yang selama ini selalu diupayakan penyelesaiannya lewat mediasi. Erna memuji program-program BNP2TKI, namun di sisi lain ia juga masih prihatin karena masih ada aksi-aksi penipuan terhadap TKI. Ia mengimbau BNP2TKI agar terus melakukan harmonisasi terhadap UU yang melindungi buruh migran, agar antara fungsi regulasi dan fungsi penempatan buruh migran di luar negeri bisa sinkron.

Sambil bercanda, Erna mengatakan, “Kalau bisa jadi buruh jangan lama-lama, sebentar saja jadi buruh yah, lalu jadi majikan,” ujarnya disambut tawa peserta. Erna mewakili buruh migran mengucapkan terimakasih kepada BNP2TKI yang mau mendukung dan melaksanakan peringatan Hari Buruh Migran Sedunia. “Ini yang pertama dan kami sangat bangga,” pungkas Erna. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN