Seorang Resedivis Ranmor di Palembang Ditembak Mati

Foto: Sayangi.com/Ardhy

Palembang, Sayangi.com – Polresta Palembang menembak mati seorang residivis bernama Salman (25) karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.  

Dalam proses penangkapan, sempat terjadi ajang baku tembak antara petugas dan residivis yang menggunakan senjata api rakitan miliknya, dan bahkan dia sempat melukai satu petugas dengan senjata tajam.

“Tersangka melakukan perlawanan kepada petugas. Sewaktu salah seorang anggota berusaha mengambil senjata api tersangka dari belakang, dia  langsung menusuk aparat dengan menggunakan senjata tajam dari pinggangnya dan mengenai satu anggota polisi bernama Gading dibagian leher,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Djoko Yulianto.

Tersangka tewas dengan tiga butir timah panas yang menembus tubuhnya di bagian paha, perut dan dada. Seketika tersangka tewas dilokasi penangkapan.

Sementara satu petugas bernama Brigadir Gading, mengalami luka tusuk dibagian leher karena terkena senjata tajam milik tersangka.

Menurutnya, tersangka meresahkan warga dengan aksi pencurian kendaraan roda dua telah dilakukan puluhan kali.  “Pelaku sudah menjadi resivis, sebab pada tahun 2013 tadi sudah ada puluhan  unit motor yang dia curi,” Tandas Djoko.

Beberapa bulan ini tersangka menjadi target operasi dan telah masuk DPO.

Djoko menjelaskan, satu bulan lalu, pihak kepolisian telah menangkap rekannya bernama Mona. Salman ditangkap berkat pengembangan yang dilakukan pihak Polresta.

Selain mendapatkan barang bukti senpi rakitan, petugas juga menemukan satu kunci T.

Info yang didapatkan di lapangan, tersangka tembak mati tersebut bernama Salman (25) Warga Jalan Bungaran V, Kerlurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

(VAL).

Berita Terkait

BAGIKAN