Pimpin ICMI, Priyo Janji Tak Berpolitik Praktis

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.Com- Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso terpilih menjadi Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menggantikan Marwah Daud Ibrahim. Politisi Golkar ini akan memimpin ICMI untuk periode setahun ke depan.

“Saya pastikan ICMI tidak akan berpolitik praktis dan kami akan mengembangkan politik luhur,” kata Priyo, dalam pidatonya pada acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silatnas) ICMI di Jakarta Convention Centre, Sabtu (21/12).

Priyo menyebut dirinya mendapat amanat yang berat karena harus memimpin ICMI di tahun politik yang genting. Dalam kaitan itu, selain berjanji tak akan membawa ICMI ke ranah politik praktis, Priyo juga menyampaikan instruksi kepada semua Korwil ICMI untuk langsung membangun komunikasi kepada Ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Persis, dan lain-lain.

Selain menjalin komunikasi dengan Ormas Islam, Priyo juga meminta jajaran ICMI bisa bekerja sama dengan Ormas agama lain dan semua golongan. “Kita harus bisa berbaur dengan semua Ormas dan golongan,” ujarnya.

Priyo menegaskan di tahun politik, ICMI siap mempertahankan keyakinannya terkait nilai-nilai luhur dalam berpolitik. “Saat ini kondisi politik saling kecam dan itu harus diselamatkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Priyo juga mengemukakan bahwa ICMI akan membuat semacam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai arah pembangunan yang merupakan bentuk sumbangsih bagi bangsa Indonesia. Ia menilai, saat ini kondisi bangsa seolah-olah berjalan tanpa arah sehingga perlu petunjuk atau “payung” dalam melaksanakan pembangunan itu.

“Itu semacam kisi-kisi panduan pembangunan nasional lima tahun kedepan dan nanti akan kami rumuskan. Kami setuju dihidupkan kembali semacam GBHN bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Silatnas ICMI di Jakarta Convention Center berlangsung sejak Jumat (20/12) dan dihadiri sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia.

 

 

 

 

Berita Terkait

BAGIKAN