Erick Thohir Nikmati ‘Latihan’ Derby Milan

Foto: Football-Italia.net

Sayangi.com – Erick Thohir menyaksikan tim muda Inter mengalahkan Milan dan berharap itu adalah “latihan” untuk Derby della Madonnina. The Primavera mengalahkan rekan-rekan mereka Rossoneri 3-1 Sabtu (21/12) pada perempat final Coppa Italia Primavera  dan Presiden Thohir berada di tribun .

“Itu adalah kemenangan besar hari ini dan mudah-mudahan kita bisa bermain dengan cara yang sama besok,” kata Thohir.

“Saya senang berada di sini. Ini adalah bintang masa depan dan merupakan komitmen saya untuk mendukung pemain muda. Saya ingin para pemain muda untuk berada di tim di masa depan. Jadi itulah sebabnya aku di sini, tetapi juga besok akan menjadi pertandingan besar. Kita akan mendapatkan banyak latihan hari ini karena besok kita bermain AC Milan lagi.”

Thohir juga bertemu dengan skuad senior dan Pelatih Walter Mazzarri kemarin.

“Saya pikir itu baik untuk berharap ‘ Merry Christmas’ dan ‘ Happy New Year ‘ , dan tidak hanya untuk para pemain dan pelatih Mazzarri – kami juga pergi ke kantor Inter untuk menemui semua staf .

“Ada 75 orang yang bekerja di sana dan saya sekarang telah bertemu mereka . Saya pikir itu adalah pertemuan yang baik dengan staf dan juga dengan para pemain .

“Apakah kita membahas transfer ? Ya, kita lakukan tetapi Anda dapat meminta Branca dan Ausilio tentang itu. Ada pembagian peran,” pungkasnya.

Sementara itu  tiga poin di derby della Madonnina jelas bakal jadi suntikan moral penting hingga akhir musim, demikian kata pelatih Inter Milan Walter Mazzarri. Ia pun fokus mempersiapkan timnya.

Inter akan menjalani derby kontra rival sekota AC Milan di Giuseppe Meazza, Senin (23/12/2013) dinihari WIB esok. Ini jadi derby Milan pertama Mazzarri sejak melatih La Beneamata awal musim lalu.

“Tentu saja derby Milan punya daya tarik spesial dan sebagai seorang pelatih saya mencoba untuk tak memikirkannya sampai saya melangkah ke lapangan. Pada saat itu saya akan menyadari seperti apa derby Milan sesungguhnya,” katanya seperti dikutip Football Italia.

“Saya harus fokus membantu tim bermain melawan Milan sehingga para pemain siap menatap laga ini. Saya justru lebih peduli melihat para pemain menerapkan gaya sepakbola saya, yang mana menyenangkan untuk ditonton, menyerang, dan menggulirkan bola dari kaki ke kaki,” lanjutnya.

“Secara rasional, derby berharga tiga angka, tapi kami dekat dengan para penggemar dan menyadari perbedaannya. Ini bernilai lebih untuk para penggemar,” ujar mantan pelatih Napoli ini.

“Sebuah kemenangan akan jadi dorongan kepercayaan diri yang amat besar untuk sisa musim, itu pasti. Jikapun ini berjalan salah, saya harus bekerja untuk membuka lembaran baru dan fokus ke pertandingan berikutnya,” demikian pria 52 tahun ini.