Pakar Gaya Hidup Sebut Ratu Atut Oniomania, Apa itu?

Foto: Sayangi.com
Sayangi.com – Gubernur Ratu Atut Choisiyah, pemegang kekuasaan tertinggi di ranah dinasti Banten ini belakangan menjadi pemberitaan media massa. Bukan hanya status tersangka yang disandangnya terkait kasus suap dan korupsi di Banten, gaya hidup hingga penampilan Ratu Atut yang terbilang  jetset pun menjadi perbincangan hangat di masyarakat hingga di jejaring sosial.

Lihat saja penampilannya yang selalu modis dalam berbagai kesempatan, pun saat mendatangi kantor KPK untuk pemeriksaan. Ia disebut-sebut gemar mengenakan barang bermerk alias branded. Segala yang Atut kenakan dari ujung kepala hingga ujung kaki, selalu ber-branded.

Pada pemeriksaan KPK 18 November lalu, Atut nampak modis dengan batik berwarna merah marun, jilbab merk Luis Vuiton yang dikenakannya ditafsir seharga 6,5 juta di pasaran. Pun dengan sepatu sneakers merk Hogan seharga Rp 4,3 juta. Begitu juga hari ini, Jum’at (20/12), meski terlihat syok, namun penampilan Atut tetap modis dengan sepatu sport berwarna hitam putih merk New Balance N510, yang ditafsir seharga 1 juta keatas dipasaran.

Dari beberapa sumber terkuak, Singapura hingga Swiss dan Jenewa menjadi surga bagi Atut ketika berbelanja barang-barang mewah seharga ratusan juta, seperti Louis Vuitton, Gucci, hingga Hermes. Masih menurut beberapa sumber, Atut pernah membeli perhiasan di gerai Le Mercier hingga menghabiskan Rp 90 juta, ia juga pernah menghabiskan Rp 295 juta ketika berbelanja di toko jam dan perhiasan mewah, Sincere Watch. Arloji mewah bermerek Le Mercier seharga 100 juta juga sering ia kenakan dalam berbagai acara resmi ataupun non formal. Belum lagi perihal parfum Bvlgari favorit Atut yang nilainya seharga 40 juta-an.

Ia juga pernah berbelanja di gerai Hermes dan menghabiskan uang senilai sekitar 430 juta. Salah seorang fashion advisor yang sering dipanggil Miss Jinjing mengatakan bahwa hobi serta selera belanja Ratu Atut bisa disejajarkan dengan Victoria Beckham. Terkait tas bermerk Hermes jenis Birkin milik Atut, menurut Miss Jinjing produksi tas super mewah itu limitted edition alias  tidak di produksi massal. Setiap pembeli harus memesan terlebih dahulu. Paris Hilton, Heidi Klum, hingga Kate Midleton juga diketahui sebagai salah satu pemilik tas yang diproduksi setahunnya hanya 200 tas ini.

Selain belanja, Ratu Atut juga diketahui seringkali bermalam minggu di Singapura. Ia juga sempat merayakan dua kali pergantian tahun di negeri Taiwan.

Pakar mode dan gaya hidup, Sonny Muchlison, menilai Ratu Atut sebagai seorang oniomania. Oniomania sendiri merupakan istilah yang ditujukan untuk orang-orang yang punya kebiasaan belanja berlebihan, dalam jumlah maupun frekuensi.

Menanggapi perihal ini, adik Atut, Ratu Tatu Chasanah mengatakan bahwa kakaknya dan dirinya memang berasal dari keluarga pengusaha. Oleh karena itu, tidak aneh jika mereka berkegiatan seperti pengusaha. “Kami keluarga pengusaha. Jadi, kehidupan kami layaknya kehidupan pengusaha,” ujar Tatu. (VAL)

 

 

Berita Terkait

BAGIKAN