Demi Kampanyekan Mobil Listrik, Menristek Rela Hujan-hujanan

Foto: sayangi.com/Chapunk

Jakarta, Sayangi.com – Tekad Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI Gusti Muhammad Hatta untuk mengampanyekan mobil listrik mendapatkan tantangan dari alam, berupa hujan. Dalam rencana uji coba mobil listrik yang diawali dengan jalan sehat tersebut, Jakarta diguyur hujan gerimis.

Hujan ini melanda sebagian besar ibu kota, termasuk sepanjang jalan Thamrin hingga kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), yang merupakan kawasan agenda pesta rakyat teknologi kendaraan listrik. Namun demikian, Gusti Muhammad Hatta tak mengurungkan niat dan tekadnya itu hanya lantaran hujan.

Pantauan Sayangi.com, Menristek tetap melangkahkan kaki menuju silang Monas. Ia didampingi istrinya, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), perwakilan dari Komisi VII DPR RI, serta ratusan pegawai Kemenristek dan BPPT.

Uji coba kendaraan listrik nasional kali ini merupakan uji coba yang kelima setelah empat kali sebelumnya digelar di empat kota, yakni Yogyakarta, Bandung, Solo dan Surabaya.

“Kita harapkan dengan sosialisasi ini, kendaraan listrik akan populer dan produksinya juga bisa terwujud,” kata Menristek setibanya di Kawasan Pesta Rakyat di Silang Monas, Minggu (22/12/2013).

Setibanya di Silang Monas, beberapa agenda sudah disiapkan sebelum uji coba kendaraan listrik ini. Di antaranya pagelaran Tarian Budaya “Jali-Jali” dan Topeng Betawi, Sambutan Selamat Datang dari Gubernur DKI Jakarta, serta pemberian penghargaan kepada insan kendaraan listrik dengan tiga kategori, yaitu kategori peneliti dan perekayasa, kategori pelaku bisnis (swasta), dan kategori masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Menristek juga memberikan sambutan sebelum pemberian sertifikat peserta TOT SDM Teknologi Kendaraan Listrik di lima kota serta pertunjukan seni budaya pencak silat Betawi. Baru setelah agenda-agenda tersebut dilangsungkan uji coba kendaraan listrik, yakni dari Silang Monas menuju arah Tugu Tani, dan kemudian menuju Gedung BPPT, di Jalan Thamrin No. 8, Jakarta.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/12/2013) malam, digelar pula acara “Malam Keakraban Teknologi Kendaraan Listrik ” di Ruang Auditorium Gedung BPPT, Jakarta Pusat. Dalam acara ini, Menristek menjelaskan bahwa pada 2016 Indonesia sudah bisa memproduksi mobil listrik untuk komersial, dan setelah itu pada 2017 mobil siap produksi massal.

Menristek mengaku setelah dilakukan sosialiasasi dan uji coba, tanggapan masyarakat sangat positif. Oleh karenanya, ia berharap mobil listrik nasional kali ini tidak seperti mobil-mobil nasional yang muncul sebelumnya, namun kemudian menghilang.

“Jangan sampai terjadi seperti dulu, ada mobil nasional hilang, muncul hilang. Artinya kita sekarang ingin sungguh-sungguh,” kata Gusti Muhammad Hatta.