Saat Caleg & Tukang Ojek Sumringah Ditemani Semangkok Bakso

Foto: Sayangi.com/dok

Serang, Sayangi.com – Tertawa bersama, mengobrol santai bersama dengan wajah sumringah, terlihat menghiasi wajah puluhan tukang ojek. Mereka tengah menikmati semangkok bakso bersama Calon Legislatif DPR RI dari Partai Golkar Yayat Y Biaro yang didampingi H Damami Anggota DPRD Kabupaten Serang.

Kondisi bersahaja itu terjadi pada Sabtu (21/12/2013) siang di Pertigaan Kampung Manggu, Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Mereka juga merasa senang bisa duduk dan mengobrol bersama secara santai dengan calon wakil mereka.

Awalnya ketika Yayat Y Biaro dan H Damami mengajak puluhan tukang ojek untuk makan bakso bareng mereka terlihat agak canggung dan ragu-ragu, tetapi tidak lama kemudian situasi menjadi “cair” dan sambil sesekali bercanda jadilah siang itu agenda Caleg “ngebakso” bareng ojek dalam suasana hangat dan bersahaja.

Kejadian caleg “ngebakso” bareng tukang ojek ini terjadi secara dadakan ketika Yayat Y Biaro melakukan kunjungan pribadi ke kediaman H Damami yang juga Caleg DPRD Kabupaten Serang.  

Dalam kunjungan pribadinya tersebut, Yayat Y Biaro beserta “Tim Yayat Merakyat” selain membicarakan berbagai hal berkaitan dengan pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2013 di Dapil 4 Kabupaten Serang, juga berbincang santai mengenai kondisi  umum masyarakat di Kecamatan Padarincang.

Pada kesempatan itu, Yayat Y Biaro dan H Damami menyampaikan pada tukang ojek dan warga sekitar untuk terus saling menjaga kemanan dan ketertiban antar warga. Kepada para tukang ojek mereka berpesan agar tetap memperhatikan keselamatan lalu lintas dalam menjalankan profesinya.

“Profesi ojek ini adalah profesi mulia, mereka menghidupi anak keluarganya siang malam dengan melayani kebutuhan transportasi alternatif bagi warga,” kata H Damami.

Kepada Tim Yayat Merakyat beberapa tukang ojek dan warga menyampaikan bahwa kondisi masyarakat di Kecamatan Padarincang cukup aman dan tenteram. Mereka lebih serius menghadapi masalah pemenuhan kebutuhan hidup  sehari-hari dibanding ikut larut dalam perbincangan isu dan masalah yang terjadi pada lingkungan elite.

“Bagi saya yang penting bisa cari makan buat anak isteri dan bisa biayai anak-anak sekolah aja, yang lain-lain mah terserah orang di atas aja,” kata salah seorang tukang ojek tersebut.

Berita Terkait

BAGIKAN