Seorang Guru Honorer Terjaring Razia Saat Indehoi di Kamar Hotel

Foto: Sayangi.com/Ardhyfitriansyah

Palembang, Sayangi.com – Tak kurang dari 7 pasangan mesum diamankan oleh pihak Polsek IT I Palembang dalam rangka cipta kondisi (Pekat) jelang tahun baru dan Natal, bahkan salah satu pasangan mesum tersebut didapati oknum Guru honorer di Daerah Sungai Lais Kabupaten Muba yang mengaku telah menikah sirih namun karena tak memiliki bukti atau surat tetap saja diamankan petugas.

Penelusuran petugas dimulai dari sebuah Penginapan Asia jalan Kopral Daud sekip pangkal Palembang dan mendapati sepasang kekasih dikamar no 5 bernama Toni (25) dan Bunga (20) warga asli Pagar Alam yang tinggal dipalembang .” Kami tadinya mau pulang pak, karna sudah kemalaman akhirnya cari penginapan saja,” ujar Toni.

Berlanjut kembali ke sebuah Kost’an Family yang juga mendapati seorang pria di kamar no 11 bersama  janda anak 2, lalu di Hotel Wisma Bari jalan Letnan Sayuti juga mendapatkan satu pasangan dikamar 310 yang ternyata oknum honorer Sungai Lais Muba bernama Emilia (29) yang mengaku telah menikah sirih namun tidak membawa bukti.” Kami tadinya mau pulang, kami sudah menikah sirih, ” ujar Jashardi Gunawan (29) suami sirih Emilia yang awalnya mengaku seroang konsultan namun setelah didata kepolisian seorang LSM.

Tak sampai disitu petugas juga mendapati sepasang muda mudi Deni (22) asal Serang Banten dan Fitri (22) asal Baturaja di Hotel Harmoni yang telah berpacaran selama satu tahun belakangan ini.” Tadi cuma belanja saja pak, karena udah malam akhirnya nginap dulu, kami tidak ngapa ngapain pak,” sangkal Deni.

Kapolsek IT I Palembang Kompol Afria Jaya menuturkan digelarnya razia cipta kondisi ini sesuai intruksi Kapolresta Palembang, dan telah dilaksanakannya selama tiga hari berturut turut, dari mulai razia jalanan dan roda dua hingga penginapan dan kostan.” Tiga hari telah kita laksanakan hari 1-2 jalan dan roda dua malam ketiga penginapan dan kost’an, dimana berhasil mengamankan sebanyak 7 pasangan mesum,” ujarnya.

Untuk selanjutnya dikatakannya kembali mereka yang terjaring razia baik kendaraan ataupun pasangan mesum akan didata dan diproses sesuai hukum yang berlaku.” Kalau kendaraan yang jelas kita tilang dan proses, kalau pasangan mesum didata dan diberikan surat peringatan tegas serta dikembalikan kepada orang tua mereka ,” pungkasnya. (RH)