Hina Korban AIDS dan Afrika, Eksekutif PR Amerika Dipecat

Foto: CNN

New York, Sayangi.com – Justine Saccho, seorang eksekutif perusahaan public relation (PR) terkemuka Amerika Serikat IntrActive Corporation (IAC) dipecat seketika setika berkomentar rasialis tentang AIDS dan Afrika di Twitter.

Media AS CNN melaporkan, dalam perjalanan dinasnya menuju Afrika Selatan Jumat lalu, sebelum masuk ke pesawat, Sacco yang menjabat Kepala Divisi Komunikasi di IAC sempat berkicau di akun Twitternya: “Saya dalam perjalanan menuju Afrika. Saya berharap saya tidak tertular penyakit AIDS di sana. Bercanda. Saya ‘kan kulit putih.”

Maksud Sacco mungkin hanya bercanda. Namun dalam hitungan menit, sejak tweet kontroversial itu beredar di internet, ribuan komentar bermunculan. Nadanya hampir serupa, mengecam dan menuduh Sacco rasialis. Banyak juga orang yang menyerukan supaya IAC, perusahaan tempat Sacco bekerja segera memecat petingginya itu.

Sacco baru menyadari ulahnya dikecam banyak orang setelah tba di Cape Town, 12 jam kemudian. Ia segera menghapus tweet itu di akunnya, seraya minta maaf kepada para follower-nya. Namun tweet Sacco telanjur menyebar, dan dia harus membayar bayar untuk canda rasial tersebut: besoknya, IAC mengumumkan pemecatan Sacco.

Hingga hari ini, tweet Sacco masih menjadi kontroversi di Amerika Serikat. Khalayak masih tak habis pikir, bagaimana Sacco yang mengerti betul kelebihan dan kekurangan media sosial – sejalan jabatannya sebagai Kepala Divisi Komunikasi di perusahaan PR – bisa melakukan blunder yang amat fatal di Twitter. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN