Rano Karno Temani SBY Resmikan Pabrik di Cilegon

Foto: Setkab

Cilegon, Sayangi.com – Karena Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sudah masuk Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Gubernur Banten Rano Karno saat meresmikan Pabrik Baja Terpadu PT Krakatau Posco, Cilegon, Banten, Senin (23/12) pukul 10.00 WIB.

Seperti dilansir Sekretariat Kabinet, SBY tiba di Warehouse Pabrik Baja Terpadu PT Krakatau Posco, selain bersama Rano Karno, juga didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wakil Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Kim Jae Hong, Duta Besar Korea untuk Indonesia Joon Young Cun, dan Presiden Direktur PT Krakatau Posco Min Kyung-Zoom

SBY mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan pabrik baja yang canggih, megah, dan modern. “Saya berharap kehadiran pabrik baja yang besar ini dapat memenuhi ketersediaan baja di tanah air sekaligus dapat meningkatkan ekonomi kita serta memperluas lapangan perkerjaan,” ujarnya.

Di samping itu, kita tingkatkan alih teknologi dari negara-negara sahabat yang telah memiliki industri maju,” tutur SBY. “Kita ingin ekonomi Indonesia tumbuh kuat, inklusif, berimbang, dan berkelanjutan,” ungkap Presiden SBY sembari menyebutkan, melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) hingga tahun 2025 mendatang, Indonesia akan membangun enam koridor ekonomi, dengan fokus yang disesuaikan dengan potensi dan keunggulan wilayah masing-masing.

Pembangunan pabrik baja terpadu PT Krakatau Posco yang diresmikan hari ini, kata SBY, merupakan bagian dari pembangunan klaster industri koridor Jawa. “Pembangunan klaster industri di koridor Jawa kita tujukan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri transportasi, industri tekstil, serta industri makanan dan minuman,” tambahnya.

Untuk mendukung pengembangan industri di sepanjang koridor Jawa, pemerintah membangun pula infrastruktur pendukungnya, mulai dariĀ  pengembangan Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok, hingga pembangunan pelabuhan baru dengan kapasitas yang lebih besar. “Kita juga kembangkan jaringan transportasi massal kereta api dari kawasan pinggiran ke kawasan pusat metropolitan dan di dalam kawasan pusat metropolitan. Kita bangun pula monorail dan circular line Kereta Api Manggarai ke Bandar Udara Soekarno Hatta,” papar SBY.

Usai peresmian pabrik, Presiden melakukan penyalaan ‘blow in’ pertama dan melakukan peninjauan lokasi pabrik untuk menyaksikan beberapa proses produksi plat baja, serta melakukan penanaman pohon di lingkungan Pabrik PT Krakatau Posco.

Pada kunjungan kerja kali ini, Presiden didampingi oleh beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, yaitu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. (MSR)