Astaga, Situs Ini Diciptakan Khusus Buat Peselingkuh

Foto: poachedmag.com

Hongkong, Sayangi.com – Era situs perjodohan tampaknya sudah mulai lewat. Kini tak tanggung-tanggung, muncul situs yang menganjurkan perselingkuhan. Simak saja semboyan Ashley Madison Agency – pengelola ashleymadison.com – yang kontroversial ini: “Hidup cuma sekali, maka berselingkuhlah.”

Slogan tersebut jelas-jelas memprovokasi pasangan-pasangan yang telah menikah, namun masih berkeinginan untuk mendapatkan teman atau kekasih di saat mereka sedang jenuh dengan pasangannya. Meskipun situs ini menuai banyak protes dan kritikan pedas, namun anggotanya terus bertambah hingga mencapai 3,2 juta orang.
    
Bahkan kabarnya, situs ini juga akan meluaskan ekspansi pasarnya ke kawasan Asia, setelah sukses dengan kiprahnya di Hongkong dan Jepang. Peluncuran situs Ashley Madison baru-baru-baru ini di Jepang secara mengejutkan berhasil menjaring hampir setengah juta anggota dalam kurun waktu hanya 3 bulan. Menurut Noel Biderman, sang CEO, ini merupakan peluncuran tersukses yang pernah dilakukan situs kontroversial tersebut.

Selain itu, kata Biderman, meskipun negara-negara di wilayah Asia kebanyakan konservatif, namun hal tersebut tampaknya tidak lantas menghilangkan naluri untuk berselingkuh.

Lalu, apa sebenarnya tujuan Biderman mengimbau perselingkungan? Ia bilang, situsnya hanya mencoba untuk membantu kebiasaan seluruh orang di dunia ini, dalam menjalin hubungan dengan kenalan baru, khususnya lawan jenis. Situs ini memberikan beban biaya keanggotaan hanya kepada anggota prianya yang mendaftar, sedangkan untuk anggota wanita yang mendaftar tidak dikenakan biaya keanggotaan sama sekali. Untuk Hongkong misalnya, biaya keanggotaan dikenakan sebesar 369 dolar Hongkong  atau sekitar Rp 533 ribu.
    
Biderman menambahkan, pada dasarnya situs yang didirikannya ini tidak bermaksud membuat para anggotanya untuk berselingkuh, melainkan hanya ingin membuat para anggotanya – kebanyakan telah menikah – untuk menjalin komunikasi lebih luas lagi dengan lebih banyak orang.

Namun di Jepang – negara yang menghalalkan pria “jajan” seks di luar rumah – Biderman konon mendesain situsnya ini agar dapat juga digunakan oleh para wanita penghibur dalam menawarkan jasa. Ashley Madison berencana melakukan ekspansi ke 10 hingga 11 negara Asia lain, sebelum Juni 2014.

Walaupun mengklaim dirinya sebagai “situs terbesar di dunia”, masih banyak media yang menolak iklan situs ini dengan alasan moral. Facebook, jaringan televisi Fox, dan stasiun televisi NBC misalnya memutuskan untuk tidak memajang iklan Ashley. (MSR/CNN)