iPhone Kejar 760 Juta Calon Pelanggan di Cina

Foto: Reuters

Beijing, Sayangi.com – Apple Inc mengatakan, perusahaannya telah menandatangani perjanjian untuk menjual iPhone lewat jaringan China Mobile Ltd, yang disebut-sebut memiliki jaringan terbesar du dunia.

Dalam perjanjian yang dapat mendatangkan pemasukan miliaran dolar tersebut, Apple mengatakan smartphone-nya kini tersedia bagi pelanggan China Mobile mulai 17 Januari. Harga dan informasi lainnya mengenai iPhone 5 dan 5S akan dirilis kemudian, ujar pernyataan dari Apple.

China Mobile yang memiliki 760 juta pelanggan, akan mulai menerima pesanan untuk iPhone pada tanggal 25 Desember, ujar perusahaan tersebut di Weibo, situs mikroblog mirip Twitter di China. China merupakan pangsa pasar terbesar kedua bagi perusahaan-perusahaan Amerika setelah pasar domestik AS. China bernilai amat strategis bagi Apple dalam bersaing dengan Samsung Electronics Co Ltd dari Korea Selatan.

Apple tidak memberikan rincian nilai perjanjian. Namun Tim Cook, CEO Apple mengatakan dalam pernyataannya bahwa China pasar yang sangat penting bagi perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, ini. Di pasaran smartphone yang sedang ‘booming,’ penjualan Apple tertinggal di belakang pesaing-pesaingnya. Pengiriman iPhone di Cina bertumbuh 32 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, sekitar separuh penjualan Lenovo Group Ltd, yang penjualannya naik 64 persen.
 
China Mobile diproyeksikan akan mengaktifkan 17 miliar iPhone baru pada tahun 2014, menurut biro riset Forrester – lebih dari dua kali lipat jumlah iPhone yang terjual di Cina selama 12 bulan terakhir (16,8 miliar). Kerjasama dengan China Mobile sudah digodok selama bertahun-tahun. Perundingan berlangsung alot, karena sulitnya tercapai persetujuan mengenai pembagian keuntungan, demikian menurut analis.
 
China Mobile merupakan satu-satunya provider di Cina yang tidak menawarkan iPhone bagi para pelanggannya, karena isu dengan teknologi nirkabel 3G China Mobile yang menggunakan TD-SCDMA. Pada 4 Desember, pemerintah China memberikan izin kepada beberapa provider termasuk China Mobile Ltd untuk mengoperasikan jaringan nirkabel 4G. Model-model iPhone terbaru menggunakan teknologi 4G yang dikenal dengan TD-LTE.

Menurut China Mobile, perusahaan ini sudah memiliki 45 juta pengguna iPhone pada jaringannya. Namun para pelanggan tersebut hanya dapat menggunakan jaringan 2G yang lebih lambat. (MSR)

Berita Terkait

BAGIKAN