Bupati Blokir Bandara, Efek Tak Ada Koordinasi Pusat-Daerah

Foto: istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Aksi pemblokiran Bandara Turelelo Soa yaag dilakukan Bupati Ngada Marianus Sae, dinilai Lukman Hakim Saifuddin sebagai efek tidak adanya koordinasi pusat-daerah. Arogansi Marianus, dinilai Lukman sebagai bentuk tidak adanya penanaman ideologi melalui program empat pilar berbangsa dan bernegara dari pemerintah pusat.

“Disinilah menurut saya pentingnya presiden lebih serius menangani keberlanjutan program ini,” ungkapnya, Senin (23/12).

Wakil Ketua MPR RI ini berpendapat seharusnya pihak eksekutif harus lebih aktif melakukan sosialisasi terhadap program 4 pilar tersebut.

“Seharusnya eksekutif yang melakukan sosialisasi karena memiliki kaki-kaki dan jaringan ke bawah, hingga daerah-daerah,” ujar politisi PPP ini.

Lukman menambahkan sosialisasi program ini sebetulnya bukan merupakan tugas lembaga perwakilan seperti MPR, eksekutiflah yang memiliki tanggung jawab.

“Memang kami sadar kerja sosialisasi ini bukan kerja lembaga perwakilan, sosialisasi itu kerja eksekutif, kami melakukan ini untuk mengisi kekosongan saja,” katanya.(GWH)