KPK Cegah Korupsi Dalam Dana Optimalisasi 2014

Foto: Sayangi.com/Bara Ilyasa

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bapenas)  untuk pencegahan penyelewangan dana optimalisasi 2014.

Wakil ketua KPK, Zulkarnain menjelaskan koordinasi ini akan memperbaiki sistem pembahasan bersama peran dan upaya dalam keseusaian, akuantabilitas dan transparansi.

“Untuk perbaikan sistem dan upaya-upaya untuk mencegah korupsi,” ujar Zulkarnaen di gedung KPK, Jakarta, Senin (23/12/2013).

Menteri Keuangan, Chatib Basri mengapresiasi langkah KPK untuk pencegahan korupsi. Dirinya juga  menjamin bahwa Kemenkeu akan melalukan proses dana optimalisasi ini berjalan dengan baik.

“Saya jamin kemenkeu akan sesuai dengan governance, misalnya meminta audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” jelasnya.

Dana Optimalisasi di 2014 untuk tambahan belanja bagi seluruh kementerian/lembaga dianggarkan sebesar Rp 27 triliun. Angka ini tergolong besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp 11-13 trilun.

Dana Rp 27 triliun itu didapat dari berbagai penghematan belanja. Misalnya belanja pegawai turun Rp 12,7 triliun dari Rp 276,7 triliun dalam RAPBN 2014 awal menjadi Rp 264 triliun di APBN. Begitu juga dengan belanja barang yang sebelumnya mencapai Rp 203,7 triliun, turun Rp 1,8 triliun menjadi Rp 201,9 triliun.

Belanja subsidi turun Rp 2,6 triliun, dari sebelumnya Rp 336,2 triliun menjadi Rp 333,7 triliun. Hal ini terjadi terutama disumbang penurunan jumlah subsidi energi Rp 2,6 triliun menjadi Rp 282,1 triliun. (S2)

Berita Terkait

BAGIKAN