Tahukah Anda Fungsi Batu Kerikil Pada Rel Kereta Api?

Foto: Sciencedanar

Jakarta, Sayangi.com – Jika anda perhatikan, selain lempengan besi tebal yang melintang sepanjang jalur, pada rel kereta api juga terdapat batu kerikil yang terhampar di sepanjang rel. Baik disebelah kanan rel, samping kiri rel, bahkan disela-sela rel kereta api. Namun tahukah anda apa tujuan dan fungsi utama dari batu kerikil tersebut?

Ternyata batu kerikil itu bukan sekadar ditumpuk untuk mengisi rel kereta api. Ada banyak fungsi kenapa batu kerikil itu harus ada. Paling tidak ada fungsi utama, yaitu:

Bantalan Pemberat

Fungsi utama batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat. Lapisan atau gundukan batu kerikil ini berguna untuk menstabilkan berdirinya rel kereta, sehingga kereta api yang berjalan di atasnya dapat melintas dengan baik.

Penyerap Getaran

Batu kerikil pada rel kereta api juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorder) yang terjadi ketika kereta api tengah melintas. Sehingga goncangan yang terjadi saat kereta api melintas dapat berkurang. Dengan begitu, rel kereta api tak lekas rusak, sehingga dapat dipergunakan dalam jangan waktu yang lama.

Mencegah Pengikisan Tanah

Kerikil tersebut juga berfungsi untuk menahan dan memperlancar aliran air di kala hujan turun. Fungsi tersebut berperan penting untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api.

Penghambat Pertumbuhan Rumput

Lapisan dan gundukan batu kerikil tersebut secara tidak langsung berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan disekitar rel yang disinyalir menjadi penyebab penggemburan tanah dibawahnya. Penggemburan tanah tersebut dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Rel Kereta Tanpa Batu Kerikil

Dalam beberapa posisi tertentu, terdapat rel kereta yang tidak memiliki batu kerikil di sekitarnya, Seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya. Batu kerikil sengaja tidak digunakan karena adanya penggunaan mekanisme lainnya yang memiliki fungsi serupa seperti batu kerikil.

Seperti pada pada jembatan kereta api, jembatan tersebut tentunya sudah dirancang khusus supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas. Begitu juga dengan rel kereta yang terdapat di jalan raya. Peranan batu kerikil dengan baik digantikan oleh adanya jalan beraspal. Sehingga pada tempat tersebut tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk dihamparkan di sekitar rel kereta api. (MI)