Pertama di Indonesia, Pemprov DKI Kerjasama dengan BPK Cegah Korupsi

Foto: Ahok.org

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerjasama antar institusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua BPK RI Hadi Purnomo menyebut kerja sama Pemprov DKI dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai yang pertama di Indonesia.

“Ini pertama terjadi di indonesia dan sejarah baru bagi BPK,” katanya di acara penandatangan kesepakatan bersama BPK RI dengan Pemprov DKI dan Bank DKI di Balai Kota, Jakarta Pusat, (24/12/13).

Hadi menambahkan kerjasama tersebut akan meringankan kerja BPK RI dalam mengaudit kas DKI. Dibandingkan dengan saat sebelumnya, Lanjut Hadi, Kerjasama tersebut akan membuat pelaksanaan kinerjanya menjadi semakin praktis dan hemat biaya.

“Kami, cukup 4 kali ketemu gubernur akhirnya sekarang terjadi non cash transaksi. Semua pihak terpaksa patuh karena ada yang awasi langsung”, Ujarnya.

Di sampaikan juga oleh Hadi, Pemprov DKI telah memiliki data-data transaksi keuangan sendiri yang selanjutnya akan dicompare  dengan data-data yang dimiliki BPK sehingga akan mudah mendeteksi kemungkinan adanya tindak penyimpangan.

“Sistem ini juga bermanfaat audit lebih cepat selesai,” Ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan mekanisme kerja dan sistem yang telah di sepakati dari kerjasama yang telah dibangun antara pemprov DKI dengan BPK.

“Yang penting tiap transaksi yang ada di APBD Bank DKI realtime tiap detik bisa dicek. Berapa posisi income deposit pada pergerakan uang”, jelasnya.

Jokowi menambahkan bahwa sistem tersebut menjadi bukti keseriusan dalam merealisasikan gagasan pencegahan terhadap korupsi di lingkungan yang di pimpinnya.

“Ini yang dinamakan pencegahan. Menghilangkan penyimpangan. Semua akan merasa terawasi oleh BPK dan gubernur”, tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa pemberlakuan sistem operasi pencegahan tersebut telah di berlakukan empat hari sebelum penandatanganan kesepakatan dengan BPK yang di laksanakan hari ini (24-12-13).

“Udah berlaku 4 hari lalu. Akan kelihatan semua”, pungkasnya. (S2)